Pilkada Lamsel, Tim Hipni-Melin Harapkan PSU
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Tim advokasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) nomor urut 03, Hipni-Melin Haryani Wijaya, akan mengharapkan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di wilayah yang tingkat pelanggarannya cukup signifikan.
"Terutama yang partisipasinya sangat rendah," tegas Ketua Tim Advokasi Hipni-Melin, Amri Sohar, saat dihubungi Kupastuntas.co, Rabu (16/12/2020).
Dikatakan Amri, upaya-upaya tersebut akan dilakukan pihaknya sesuai dengan mekanisme dan peraturan-peraturan yang ada.
Tentang proses pelaksanaan Pilkada, pihaknya akan mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lamsel, terkait pelanggaran yang sifatnya Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM).
"Kalau yang ada unsur Pidana, akan kita bawa ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu)," lanjutnya.
Baca juga : Paslon 2 Tony-Antoni Harapkan PSU di Pilkada Lampung Selatan
Amri menambahkan, tentang selisih perolehan suara, pihaknya akan membawa gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
"Adapun tentang pelanggaran proses Pilkada tadi malam sudah kita laporkan ke KPUD Lamsel," jelasnya.
Dijelaskan Amri, pihaknya saat ini masih terus melakukan investigasi dan pengumpulan bukti-bukti fakta yang ada di lapangan.
Sebelumnya, hasil rapat pleno penghitungan suara tingkat Kabupaten Lamsel, Paslon nomor urut 01 Nanang Ermanto-Pandu memperoleh suara terbanyak. Kemudian disusul Paslon nomor urut 02 Tony Eka Candra-Antoni Imam dan terakhir Paslon nomor urut 03 Hipni-Melin. (*)
Video KUPAS TV : Demo KPU Lampung Tengah, Pendukung Nessy-Imam Minta Pemenang Pilkada Didiskualifikasi!
Berita Lainnya
-
Guru dan Wali Murid SDN 1 Way Urang Lamsel Keluhkan Menu MBG dari SPPG Kedaton 2
Kamis, 15 Januari 2026 -
Penutupan Rakernas I, Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Terima Bibit Pohon dan Tas Siaga Bencana
Selasa, 13 Januari 2026 -
Edarkan Uang Palsu, Pemuda 18 Tahun Diciduk Polisi di Natar
Selasa, 13 Januari 2026 -
PDI Perjuangan Lampung Tolak Pilkada Lewat DPRD, Yanuar: Demokrasi di Tangan Rakyat
Senin, 12 Januari 2026









