• Selasa, 19 Januari 2021

Siswa SMA/SMK se-Mesuji Antusias Belajar di Museum Lampung

Senin, 14 Desember 2020 - 17.40 WIB
28

Rombongan siswa-siswi SMA/SMK se-Kabupaten Mesuji saat mengikuti Program Belajar di di UPTD Museum Lampung, Senin (14/12/2020). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Senin (14/12/2020) pukul 10.30 WIB, rombongan siswa-siswi SMA/SMK se-Kabupaten Mesuji tiba di UPTD Museum Lampung untuk mengikuti Program Belajar di Museum, dengan konsep edutainment atau pendidikan dan hiburan dikombinasikan secara harmonis sehingga pembelajaran terasa menyenangkan.

Rombongan siswa dari perwakilan 15 sekolah di Mesuji yang berjumlah 90 orang tersebut menggunakan tiga armada bus dan didampingi 30 dewan guru.

Setibanya di museum Lampung, para siswa dan dewan guru langsung diarahkan untuk mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan. Dilanjutkan dengan foto bersama di depan museum. Setelah itu satu-persatu siswa dan guru melakukan registrasi.

Selanjutnya, para siswa dan guru langsung menuju gedung bioskop untuk diperkenalkan tentang semua yang berkaitan degan Museum Lampung, mulai dari sejarah museum hingga benda-benda yang ada di Museum Lampung. Serta penguatan karakter di bioskop Sanak Lampung dan melihat langsung ruang pameran Museum Lampung.  

Kepala UPTD Museum Lampung Ruwa Jurai, Budi Supriyanto,S.Sos.M.Hum menjelaskan, saat pengunjung memasuki ruangan pameran Museum Lampung maupun nonton film bertemakan 'Penguatan Karakter', tetap mengikuti tatanan perilaku protokol kesehatan Covid-19 seperti Jaga Jarak, Pakai Masker, Handsanitizer dan pengaturan suhu tubuh.

Menurut Budi, belajar di Museum berbeda dengan belajar di sekolah, karena mereka mendapatkan materi pembelajaran sambil berekreasi yang disebut Edutainment.

“Bahkan, belajar di Museum ini, para siswa juga berkesempatan menonton film Ada Surga di rumahmu berada di Bioskop Sanak Lampung bertemakan Penguatan Karakter dan Jati Diri,” jelasnya.

Khusus untuk melihat pameran, Museum Lampung memiliki dua lantai, petugas akan mengajak para siswa untuk melihat lantai 1 berisi benda sejarah lingkungan seperti flora dan fauna. Serta sejarah Lampung mulai dari prasejarah, agama dan lainnya. 

Sementara untuk lantai 2, para siswa disuguhkan berbagai koleksi seperti melihat pameran benda sejarah, tekstil serta adat Lampung Pepadun maupun Saibatin.

"Para siswa akan mengetahui setiap waktu penting dilakukan upacara adat untuk menguatkan bagian inisiasi (perjalanan hidup) dari warga Lampung Pepadun maupun Saibatin ," terangnya.

Kasi Pelayanan UPTD Museum Lampung, Rodi Hayani Samsun, SH.M.I.P menambahkan, bagi sekolah yang ingin mengedukasi siswa-siswi tentang belajar konservasi cagar budaya dan belajar di museum Lampung, bisa mendatangi Seksi Pelayanan untuk reservasi minimal tiga hari sebelum kegiatan.

Sementara Perwakilan Guru Pendamping, Arenawati, SP.d mengaku, program belajar di Museum ini sangat membantu para siswa dalam belajar sejarah terutama tentang sejarah Museum Lampung. 

“Para siswa juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” terang guru Sejarah di SMA 1 Simpang Pematang Mesuji ini. (*)


Video KUPAS TV : Rekrutmen CPNS Tahun 2021 Dibuka Untuk Satu Juta Formasi!