• Kamis, 26 November 2020

AFPI: Vaksin Covid-19 Pasti Akan Berikan Dampak Positif Terhadap Roda Ekonomi

Minggu, 22 November 2020 - 09.00 WIB
37

Kupastuntas.co, - Rencana pemerintah untuk menghadirkan vaksin Covid -19, diharapkan menjadi salah satu cara untuk menangani pandemi dan mampu membangkitkan ekonomi Indonesia. 

Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Adrian Gunadi mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid -19 merupakan sebuah harapan bagi bangsa Indonesia.

"Vaksin Covid-19 pasti menjadi harapan kita semua, karena semakin cepat virus terkendali tentunya akan memberikan dampak langsung terhadap roda ekonomi dan juga kegiatan UMKM yang menjadi target penyelenggara fintech lending di AFPI,” harap Adrian. 

Menurutnya, bila pemerintah dapat memberikan kepastian rencana vaksinasi Covid-19 tentunya akan sangat bermanfaat bagi dunia usaha. 

“Diharapkan adanya kepastian vaksin akan memberikan kepastian planning bagi dunia usaha khususnya UMKM dan tentunya akan dapat meningkatkan kepercayaan publik,” tambah adrian. 

Kebangkitan UMKM, kata dia, akan menjadi pendorong utama untuk menggerakkan kembali perekonomian Indonesia. Oleh karena itu vaksin yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan pada tubuh ini sangat diharapkan kehadirannya. 

“Semoga dengan adanya vaksin Covid-19 yang aman dan berkhasiat dapat membuat aktivitas masyarakat kembali normal sehingga pelaku UMKM yang memang bergantung pada aktivitas masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” ujarnya

Dikatakan Adrian, AFPI dan anggotanya telah memberikan kontribusi besar bagi UMKM Indonesia selama masa pandemi dengan menyalurkan pinjaman untuk modal usaha. Pinjaman modal usaha yang cepat dari perusahaan fintech lending sangat membantu UMKM yang memang belum banyak memiliki akses ke bank. 

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Agustus 2020, saat ini terdapat sekitar 157 perusahaan fintech lending atau yang memberi pinjaman di Indonesia dengan total aset hampir Rp 3,2 triliun. Setidaknya 54 persen dari 12,8 juta peminjam P2P adalah UKM. Penyaluran kredit tersebut menyumbang 55 persen dari Rp 54,71 triliun pinjaman yang disalurkan oleh fintech tahun lalu.

“Kami berharap vaksin dapat meningkatkan harapan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat sehingga dapat kembali beraktivitas dengan lebih optimal. Tentunya kami juga siap sedia membantu dalam kapasitas kami apabila dibutuhkan,” ujar Danu Wicaksana, Managing Director of Good Doctor Technology Indonesia.

Berdasarkan statistik OJK per September 2020, penyaluran pembiayaan baru fintech lending mencapai Rp 6,82 triliun atau naik 39 persen (month to month/mtm). Sedangkan sebelum pandemi, pembiayaan baru fintech lending pada Desember 2019 sampai Maret 2020 tercatat pada kisaran Rp 6,8 triliun sampai Rp 7,1 triliun. (*)

--------------------------------------

Tanggal Tayang: 22 November 2020

Penulis : Manalu

Editor  : Qhasmal