• Kamis, 26 November 2020

254 Pegawai Rapid Test, Pelayanan RSUD Pesawaran Ditutup Sementara

Kamis, 19 November 2020 - 09.46 WIB
203

Foto: Ist.

Pesawaran, Kupastuntas.co - Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran ditutup sementara. Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Pesawaran Yasmin , Kamis (19/11/2020).

"Ya, benar hari ini Kamis, (19/11/2020) RSUD Pesawaran menutup sementara pelayanan rawat jalan dari pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB, tapi nanti pukul 20.00 WIB kita sudah buka lagi dan ini sudah kita sosialisasi kepada para pasien yang akan melakukan pelayanan rawat jalan," ungkapnya. 

Menurutnya, penutupan tersebut dilakukan karena ada tindakan urgensi dalam hal penanggulangan Covid-19 di RSUD Pesawaran.

"Kami hari ini mengajukan permohonan penutupan sementara pelayanan, karena kami ingin melakukan Rapid Test massal terhadap 254 pegawai yang ada di RSUD Pesawaran, sekaligus melakukan penyemprotan desinfektan terhadap semua ruangan yang ada di RSUD Pesawaran," ujarnya. 

Dijelaskannya, hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 dilingkungan RSUD Pesawaran. 

"Sebelumnya memang sudah ada salah satu dokter dan petugas rekam medik kami yang dinyatakan positif Covid-19, kalau dokter itu memang terkait langsung dengan tindakan terhadap ibu melahirkan yang sebelumnya dinyatakan Covid-19," ucapnya.

"Maka dari itu kami kemarin langsung melakukan rapat mendadak untuk menyikapi masalah ini, hingga akhirnya kami putuskan untuk melakukan penutupan sementara guna melakukan Rapid Test, sekaligus untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19 di RSUD Pesawaran," sambungnya. 

Ia menerangkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Rapid Test tersebut.

"Kita masih tunggu hasil Rapid Test yang kita lakukan, jika nantinya ada pegawai kami yang reaktif tentu akan langsung dilakukan Swab dan isolasi mandiri," terangnya. 

Ia pun mengaku telah menyiapkan upaya lain jika hasil pemeriksaan Rapid Test dianggap mempengaruhi pelayanan di RSUD Pesawaran. 

"Yang pasti kami berharap tidak ada lagi pegawai maupun tenaga kesehatan kami yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19," harapnya.

"Tapi jika hasil Rapid Test nanti berkata lain, kami akan ada langkah untuk mengusulkan penambahan pegawai ataupun tenaga kesehatan untuk menunjang jalannya pelayanan di RSUD Pesawaran kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran," tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : Logistik dan APD Untuk Petugas Pilkada Bandar Lampung Segera Didistribusi