• Sabtu, 05 Desember 2020

Lima Kecamatan di Lampung Timur Rawan Bencana

Kamis, 12 November 2020 - 13.07 WIB
48

Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur siapkan sejak dini untuk menanggulangi bencana alam di musim penghujan. Foto: Agus/Kupastuntas.co

Lampung Timur, Kupastuntas.co - Lima kecamatan di Lampung Timur rawan terkena bencana alam yang berhubungan dengan musim hujan. Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Pasir Sakti, Labuhan Maringgai, Braja Selebah, Way Jepara dan Labuhan Ratu.

Menyambut musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengadakan apel kesiapan penanggulangan bencana, apel tersebut di lakukan di Halaman Pemda Lampung Timur, Kamis (12/11/2020).

Apel siaga penanggulangan bencana di pimpin oleh Pjs. Bupati Lamtim Fredy, dan di dampingi oleh Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan dan Dandim 0429 yang di wakili oleh Pasi Ops Lettu Inf M. Syadri.

Pjs Bupati mengatakan,  bencana alam merupakan peristiwa luar biasa yang dapat terjadi kapan saja dan bisa menimbulkan kerugian jiwa maupun materil, bencana alam tidak saja menimbulkan  cedera fisik serta  berdampak pada psikologis atau kejiwaan para korban.

"Hilangnya harta benda dan nyawa dari orang-orang yang dicintai membuat sebagian korban bencana alam mengalami depresi, trauma sampai mengakibatkan gangguan kejiwaan. Maka dari itu semua pihak seperti kepolisian, TNI dan Badan Penanggulangan bencana daerah (BPBD) harus siap melakukan antisipasi sejak dini," terang Fredy.

Fredy mengungkapkan, sebagaimana amanat Undang-Undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bahwa penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak, walaupun sebagai penanggung jawab adalah pemerintah, namun demikian masyarakat sebagai garda terdepan jika terjadi bencana, maka perlu ditingkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Lanjut Fredy, dengan dilaksanakannya apel siaga bencana,  semua harus lebih peka dan peduli terhadap permasalahaan yang dihadapi masyarakat dan berperan aktif serta memonitor tempat-tempat tersebut apabila ada indikasi terjadi bencana alam, sehingga dapat dengan cepat ditanggulangi.

Sementara itu,  Kepala Pelaksana kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Timur, Mashrur menjelaskan ada lima kecamatan yang rawan dengan bencana angin, di setiap musim hujan, sebab itu BPBD berencana akan melakukan tindakan dini, dengan menempatkan pos penanggulangan bencana di tempat rawan.

Masrur mengimbau kepada warga agar turut serta aktif dalam mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan, seperti menebang pohon pohon besar yang di kira berdekatan dengan rumah dan rawan roboh akibat angin. 

"Yang sering terjadi puting beliung di enam kecamatan yakni, Pasir Sakti, Labuhan Maringgai, Braja Selebah, Way Jepara dan Labuhanratu," jelas masrur