• Rabu, 02 Desember 2020

Pemohon Adminduk Secara Offline di Disdukcapil Lambar Berkurang Akibat Pandemi Covid-19

Minggu, 25 Oktober 2020 - 11.15 WIB
75

Suasana di halaman depan bagian pelayanan Disdukcapil Lambar. Foto: Iwan/Kupastuntas.co

Lampung Barat, Kupastuntas.co - Semenjak adanya pandemi wabah Covid-19, pemohon atau pelayanan secara offline di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Barat berkurang dari hari-hari sebelumnya.

Selain dampak pandemi, dikeluarkannya program pelaku hebat dan cepat atau pelayanan online di Disdukcapil juga menjadi faktor karena pemohon atau masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan bisa via online sehingga tidak harus datang langsung ke kantor.

Kepala Disdukcapil setempat, Adi Utama mengungkapkan sebelum ada pandemi dan belum diluncurkan program, jumlah pemohon yang datang mencapai 50 orang dalam setiap hari kerja dengan jumlah produk hingga 250 lebih.

Produk yang dimaksud papar Adi, seperti  KIA, KTP, KK, AKTA, pemohon pindah maupun datang dan lainnya. Untuk pemohon terbanyak di hari Senin dan Jum'at semasa pandemi dan terjadi pengurangan sekitar 50 persen dari biasanya.

"Program pelaku hebat dan cepat atau pelayanan online ini, salah satu program dalam rangka pencegahan covid-19 sesuai arahan pak Bupati, tapi meskipun pandemi nanti sudah berakhir pelayanan online akan tetap diberikan dengan harapan bisa memberikan kemudahan terhadap masyarakat," ujarnya, Minggu (25/10/2020).

"Untuk saat ini, masyarakat pemohon yang masih datang kesini atau melakukan pelayanan offline hanya yang mengambil KTP atau pemohon yang memang domisili di seputaran Kecamatan Balik Bukit dan berkantor tidak jauh dari Disdukcapil," sambung Adi.

Sedangkan untuk pelayanan online jelas Adi dalam setiap satu nomor antrian bisa sampai 5 hingga pemohon atau satu orang melakukan registrasi tidak hanya untuk dirinya saja melainkan untuk sanak saudara dan tetangganya dengan menggunakan ponsel yang sama, tutup Adi Utama. (*)

Video KUPAS TV : Kota Bandar Lampung Kembali Masuk Zona Merah Penularan Covid 19