• Sabtu, 24 Oktober 2020

Debat Kandidat Calon Walikota, Dedi Hermawan: Itu Bukan Debat Tapi Tanya Jawab

Rabu, 14 Oktober 2020 - 23.05 WIB
129

Akademisi Unila dan juga Pengamat Politik, Dedi Hermawan. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Akademisi Unila dan juga Pengamat Politik, Dedi Hermawan menilai, debat kandidat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di hotel Sheraton, Rabu (14/10/2020), bukanlah acara debat tetapi lebih ke tanya jawab.

Menurut Dedi, pada debat kali ini tingkat performance ketiga calon Walikota Bandar Lampung masih rendah. Belum terlihat penguasaan data, analisis dan solusi strategis untuk kesejahteraan warga kota dari semua calon.

Baca juga : Debat Kandidat Calon Walikota, Akademisi: Panas Persoalan Pribadi Bukan Substantif

Kemudian, derajat debat pun belum maksimal, karena format debat justru menghalangi terjadinya debat, sehingga yang tampil lebih pada tanya jawab.

"Acara tadi kurang meriah, ini akibat terbatas pendukung yang hadir sebagai akibat Covid-19," ungkapnya.

Dedi juga menilai, mungkin ini disebabkan baru debat pertama, baik KPU dan kandidat masih pemanasan. Semoga debat berikutnya lebih atraktif dan kaya adu argumen, adu data, adu gagasan, adu paradigma, adu strategi dan adu agenda aksi.

Baca juga : Tiga Guru Besar Jadi Panelis Debat Kandidat Calon Walikota Bandar Lampung

Dirinya juga berharap, pengalaman debat pertama ini, bisa jadi bahan evaluasi bagi KPU untuk merancang forum debat yang sesungguhnya pada debat berikutnya. Dan juga evaluasi untuk masing-masing kandidat agar meningkatkan performancenya.

Intinya semua kandidat belum maksimal mengelaborasi tema kesejahteraan masyarakat kota dan kemajuan masa depan kota, mulai dari problem, tantangan dan solusinya. (*)


Video KUPAS TV : SAMPAH MENUMPUK DI TELUK LAMPUNG, TANPA ADA SOLUSI DARI PEMDA PART 2