• Selasa, 27 Oktober 2020

Komunitas Futsal Siap Menangkan Mufti Salim di Pilkada Metro 2020

Minggu, 11 Oktober 2020 - 12.41 WIB
73

Mufti Salim saat foto bersama dengan perwakilan Futsal Dominic Kota Metro. Foto: Ist.

Metro, kupastuntas.co - Komunitas Futsal Klub Dominic Kota Metro, siap menangkan Mufti salim di ajang Pilkada Metro 2020.

Hal itu diungkapkan saat Klub Futsal Dominic Kota Metro bersilaturahmi dengan calon Walikota Metro Mufti Salim di Warkop WAW Metro, Sabtu (10/10/2020) malam.

Dalam kesempatan itu, Mas Mufti berkesempatan menyampaikan visi misinya di hadapan insan olahraga khususnya futsal. Selain itu, Mas Mufti juga menyampaikan bahwa pemuda milenial Metro harus sukses dan berkarya untuk menunjukkan kepada masyarakat luar bahwa Metro adalah kota yang bahagia.

Selain itu, Mufti juga menandatangani bola futsal dan memberikan jersey Metro Bahagia untuk Dominic. Komunitas futsal Dominic juga menyatakan kesiapannya untuk mewujudkan Metro Bahagia.

"Saya dulu pernah menjadi juara satu saat di Jogja dalam lomba catur. Bukan karena saya hebat, tapi mungkin lawan saja yang gerogi berhadapan dengan saya. Tapi intinya, saya dari kecil sudah cinta olahraga. Adik-adik juga harus konsen dalam bidang olahraga, Insha Allah kalau Mas Mufti jadi Walikota Metro, sarana dan prasarana olahraga memang akan kita perbaiki di tiap-tiap kelurahan" bebernya saat penyampaian sambutan kemarin.



:Saya sudah tiga kali diskusi dengan Coach RD dan kajian mendalam, kita tidak perlu sport centre mewah, kita perlu sarana olahraga kondisinya baik sehingga masyarakat senang menggunakannya dan tidak canggung. Kalau sport centre sudah jelas biaya pembangunan mahal dan perawatannya juga besar. Lebih baik uangnya kita gunakan untuk pembinaan atlet," ujar Mas Mufti saat penyampaian sambutan kemarin.

Secara khusus Mufti Salim berterimakasih kepada anak-anak futsal Dominic Kota Metro mau membantu mewujudkan cita cita untuk Metro Bahagia ini.

Dalam kesempatan itu, Dominic dan Mufti Salim menyepakati kontrak kerja yang beberapa poinnya salah satunya ingin ada turnamen besar yang bisa diadakan tiap tahunnya di Metro.

"Belum pernah kan ada piala walikota bergilir setiap tahunnya? Nanti Mas Mufti siap menggelarnya setiap tahun, Insha Allah kita wujudkan sesuai keinginan adik-adik komunitas futsal," ungkapnya.

"Sebenarnya atlet olahraga kita ini banyak yang berprestasi tapi untuk masyarakat Metro olahraga sebagai sarana persahabatan, sarana refreshing, kemudian menjaga kebugaran tubuh itu tidak kalah penting," tuturnya.

Mufti mengatakan, semestinya olahraga harus menjadi pusat perhatian bagi setiap pemimpin, bukan masalah untuk prestasi atau tidaknya. 

"Banyak pelajarannya dalam olahraga ini sehingga wajar kalau olahraga mesti menjadi perhatian setiap pemimpin dan bukan masalah yang berprestasi itu nggak banyak orang, masalahnya olahraga ini bisa menarik dari sektor kehidupan positif lainnya selain kalau prestasi nanti nama baik sebuah daerah pasti akan mendapatkan tempatnya di pihak kawan ataupun lawan. Serta menghasilkan jiwa jiwa yang sportif," imbuhnya.

Mufti menjelaskan, umumnya pemimpin sebuah daerah memang mempunyai konsep dalam lima tahun dan harus mempunyai program untuk membangun Metro lebih bahagia.

"Dan kita siap merealisasikannya. Hasil diskusi beberapa kali dengan pakar, kita juga harus fokus dengan masalah olahraga dan menjadi program saya kalau menang. Dalam brosur Metro Bahagia dan program unggulan salah satunya 22 taman bahagia untuk masyarakat Metro," tambahnya

Lanjut Mufti, setiap hari Minggu mestinya masyarakat tidak hanya ngumpul di taman depan rumah dinas walikota saja, tapi di lapangan masing-masing kelurahan mereka akan berkumpul di taman yang akan dibuat. 

"Saya kira nanti olahraga menjadi budaya semua warga kelurahan di Kota Metro. Kota Metro memang belum layak disebut dengan kota jika jalanan rusak dan masih gelap tanpa lampu jalan. Kita buat Metro ini seperti ibukota yang maju dan biarkan nantinya orang bilang Jogjanya Lampung bahkan lebih baik lagi," harapnya disambut tepuk tangan.

Selain itu, Mufti juga akan mendorong bisnis online untuk pemuda milenial. 

"Saya ingin medorong bisnis online di Metro jadi rujukan nasional. Anak yang rajin berolahraga ini juga harus tetap ada duit yang masuk. Karena dari data yang ada 5 persen usia produktif yang belum maksimal terdiri generasi milenial termasuk lulusan SMA," kata Mufti Salim

"Kuliah belum dapat pekerjaan itu kan bisa difasilitasi oleh pemerintah melalui jualan online ini. Semua bisa jualan online, tapi program Suka Sate pemerintah akan memberikan stimulus yang bisa dirasakan," lanjutnya.

Mufti juga mengajak masyarakat Metro untuk membuat kota ini mejadi kota yang bahagia.

"Ayo bersama-sama kita jadikan Kota Metro ini menjadi Metro Bahagia, dan saya ingin menyejahterakan masyarakat Kota Metro supaya ke depan Metro bisa lebih bersinar dan berbahagia," tutupnya. (*)