• Selasa, 27 Oktober 2020

Takuti Warga, Pasintel Brigif 4 Marinir Letkol Mar Suci Purnomo Amankan Warga Sipil Mengaku Marinir

Kamis, 08 Oktober 2020 - 12.10 WIB
279

Markus Erik (24) warga Padang Cermin masyarakat sipil yang mengaku anggota Marinir dan menakut-nakuti warga. Foto: Ist.

Bandar Lampung, kupastuntas.co – Nama Markus Erik (24) warga Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran viral di media. Ia mengaku anggota Marinir dan menakut-nakuti warga.  

Setelah diselidiki, ternyata ia adalah warga sipil. Begitu kedoknya berhasil dibongkar, ia menyampaikan permintaan maaf di hadapan Pasintel Brigif 4 Mar/BS, Letkol Marinir Suci Purnomo dan sejumlah wartawan di sebuah lokasi di Bandar Lampung, Rabu (7/10/2020) malam.  

Pria yang menjadi pelaksana proyek pembangunan drainase di pinggir Jalan By pass Soekarno-Hatta, Panjang tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Permintaan maaf itupun dividiokan. 

Markus Erik si Marinir gadungan, terungkap setelah sejumlah berita beredar luas, yang mengaku marinir dan melarang wartawan melakukan peliputan pembangunan drainase, di Panjang, viral. 

Berita itu lalu ditelusuri Pasintel Brigif 4 Mar/BS, Letkol Marinir Suci Purnomo mewakili Danbrigif, Kolonel Marinir Nawawi S.E., M.M. Tidak lama, Erik berhasil diamankan.  

Erik sengaja mengaku sebagai anggota Marinir untuk menakut-nakuti wartawan agar keberadaan proyek yang dia kelola tidak diberitakan.

Kepada wartawan, Letkol Marinir Suci mengatakan, penangkapan dilakukan setelah pemberitaan tentang adanya oknum marinir yang melecehkan wartawan, beredar luas.

"Karena ini menyangkut nama baik korps Marinir, saya bersama anggota langsung turun ke lapangan melakukan pencarian. Dari keterangan Erik ini perbuatan itu dilakukan hanya untuk menakut-nakuti wartawan, tidak ada motif lain," ujar pria low profile itu.

Suci mengatakan, pihaknya telah memberikan teguran keras kepada pelaku, agar tidak lagi  mengulangi perbuatannya.

"Yang bersangkutan telah melakukan klarifikasi dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, dan sudah kita perbolehkan pulang. Kita minta rekan-rekan media juga membantu meluruskan masalah ini,”katanya. (*)

Video KUPAS TV : Ribuan Massa Turun Ke Jalan, Geruduk Kantor DPRD Provinsi Lampung