• Sabtu, 24 Oktober 2020

Jelang Pilkada 2020, Polres Metro Ajak RT/RW Jaga Kamtibmas

Selasa, 29 September 2020 - 11.48 WIB
27

Jajaran Satuan Intelkam Polres Metro melakukan kunjungan tatap muka di kediaman Ketua RT 02 Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat, Selasa (29/9). Foto: johan/Kupastuntas.co

Metro, kupastuntas.co - Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 Kota Metro, Kasat Intelkam Polres Metro, Iptu Harminto,S.H mengajak seluruh RT/RW dan komponen masyarakat untuk menjaga keamanan dan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam rangka menciptakan siatuasi yang aman dan damai menjelang pemilihan kepala daerah.

Hal tersebut diungkapkan Harminto usai pelaksanaan giat tatap muka di kediaman Ketua RT 02 Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro, Selasa (29/9).

"Pelaksanaan giat tatap muka dalam rangka upaya cipta kondisi menjelang pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kota Metro dengan memberikan pesan Kamtibmas, "ujarnya.

Dikatakan dia, Polri memastikan menjamin Kamtibmas selama masa Pandemi virus Corona. Dan masyarakat di minta juga untuk waspada. 

"Karena, dalam situasi tatanan adaptasi kebiasaan baru, disiplin adalah merupakan vaksin yang bisa menangkal penyebaran covid-19 yaitu dengan menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan pakai sabun, serta segera melapor bila terjadi gangguan Kamtibmas, "ucap Harminto.

"Peran masyarakat untuk mencegah adanya aksi kejahatan ditengah Pandemi Covid-19 begitu penting. Terlebih, Metro menjelang pilkada. Untuk itu, Polri telah berkordinasi dengan Lurah hingga RT/RW mencegah adanya aksi kejahatan. Dan masyarakat diminta tidak mudah percaya berita berita bohong atau hoax yang bisa membuat Kamtibmas di wilayah tidak kondusif, "terangnya.

Polri, sambung dia, akan tetap mengedepankan upaya preventif dalam menjaga Kamtibmas. Namun, bila melanggar undang- undang serta membahayakan masyarakat upaya represif akan dikedepankan.

"Polri menggunakan upaya pre- emtif dan preventif. Namun apa bila diperlukan tindakan reprensif maka akan menjadi tindakan terkahir yang dilakukan," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosumarto dan Istri Positif Covid-19