• Rabu, 21 Oktober 2020

Sebanyak 350 Ribu Siswa, Guru, dan Tenaga Kependidikan di Lampung Terima Bantuan Kuota

Kamis, 24 September 2020 - 11.30 WIB
25

Wakil Gubernur Chusnia Chalim saat menerima bantuan kuota dari PT. XL Axiata TBK. Foto: Ria/Kupastuntas.co

Bandar Lampung, kupastuntas.co - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung  yang bekerjasama dengan PT. XL Axiata TBK memberikan bantuan kartu perdana Axis sebanyak 350.000 kepada siswa, guru dan tenaga kependidikan tingkat SMA, SMK dan SLB se Provinsi Lampung.

Pemberian bantuan kuota tersebut dilakukan secara simbolis yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, Chusnia Chalim, dan berlangsung di gedung Pusiban lingkungan kantor Gubernur Lampung, Kamis (24/9/2020).

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim berharap, bantuan kuota tersebut dapat digunakan sebaik mungkin sehingga dapat membantu meringankan pengeluaran dan beban orang tua ditengah pandemi Covid-19.

"Bantuan kuota ini harapan nya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Jangan untuk bermain game dan hal-hal yang tidak bermanfaat, tapi gunakan untuk sekolah dan belajar," pesan Wagub Nunik kepada para pelajar.

Lanjut Nunik, sebagai upaya mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh (PJJ), Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mengendepankan program smart school dengan memanfaatkan teknologi.

"Mari terus patuhi protokol kesehatan supaya pandemi ini lekas selesai dan anak-anak bisa kembali belajar secara tatap muka disekolah," katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar mengatakan, sebanyak 350.000 bantuan kuota ini akan diberikan kepada 504 SMA dengan rincian siswa sebanyak 154.815, guru 10.781, tenaga pendidik 3.170 dengan total 168.766.

Selanjutnya, sekolah tingkat SMK sebanyak 484, siswa 151.105, guru 10.057, tenaga pendidikan 2.484, dengan total keseluruhan 163. 646.

Sedangkan sekolah tingkat SLB sebanyak 28, jumlah siswa 2.074, guru 419, tenaga pendidik 123, dengan total keseluruhan 2.616.

"Jadi sekolah yang mendapat bantuan ini sebanyak  1.016 sekolah, siswa ada 307.994, guru ada 21.257, tenaga pendidik ada 5.777, dan total keseluruhan ada 350.000 orang," kata Sulapakar.

Dikonfirmasi terpisah, Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi mengatakan, dalam rangka mendukung pemerintah untuk pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19 ini, masing-masing siswa diberikan bantuan kuota sebesar 30 GB.

"Ini merupakan bentuk kepedulian XL Axiata, dan kami berharap bantuan tersebut dapat mendukung proses pembejaran jarak jauh selama masa pandemi," tutupnya. (*)