• Sabtu, 24 Oktober 2020

Isak Tangis Seorang Ibu yang Anaknya Gugur Dalam Pertahankan NKRI

Senin, 21 September 2020 - 15.44 WIB
232

Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto bersama istrinya Novi Andri Hadiyanto saat berbincang dengan Sribudi Utami ibu Pratu Dwi Akbar Utomo. Senin (21/9/2020).

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Kedua kaum hawa itu tampak bercengkrama lembut, seolah keduanya saling mengeluarkan kata hati yang sesungguhnya. Tangan kiri Novi Andri Hadiyanto tampak mengelus lembut bahu Sribudi Utami.

"Ibu yang sabar, putra ibu adalah pahlawan bangsa. Gugur dalam tugas, ibu harus bangga," ucap lembut bibir seorang istri Letkol yang mencoba memberikan semangat kepada Sribudi Utami yang baru saja kehilangan putra yang gugur saat menjalankan tugas.

Raut wajah Sribudi Utami yang mulai menua itu menggambarkan kesediahan yang mendalam, pun dengan matanya, sembab. Dengan meremat gelas plastik air meneral yang masih terisi ia pun menjawab, "Ya bu, saya akan tetap tegar. Dwi adalah putra kami yang sangat baik," tangisnya tidak lagi dapat terbendung.

Dengan nafas tersendat, Utami menceritakan sedikit firasat anak perempuannya, "Cinthia Rahayu justru memimpikan kakaknya terjatuh dan menyuruhnya untuk pulang. Padahal anak kami yang perempuan itu sedang melaksanakan tes Komando Wanita Angkatan Laut (Kowal) di Bandar Lampung. Mimpi tersebut sempat Cinthia ceritakan kepada saya 2 jam sebelum kabar tentang kakaknya yang tertembak dan gugur," seketika kedua perempuan paruh baya itu menangis bersamaan.

Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto, yang duduk berdekatan dengan istrinya, tampak terbawa suasana haru melihat dihadapannya adalah seorang ibu yang baru saja kehilangan buah hatinya.

Puluhan kursi plastik warna biru tersusun beraturan di kediaman pasangan Suami Istri, Parni dan Sribudi Utami. Karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai instansi, sejawat dan keluarga besar pun berderet di halaman rumah, Senin (21/9/2020).

Suasana pemakaman Prajurit Satu (Pratu) Dwi Akbar Utomo dilakukan secara militer, dalam pemakaman langsung dipimpin oleh Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto, sejumlah prajurit TNI Makodim 0411/LT berseragam lengkap atribut, berikut senapan panjang baris berderet di lokasi pemakaman umum di Dusun Karang Anyar Desa Terbanggi Agung Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

Dandim 0411/LT Letkol Inf Andri Hadiyanto, sebagai inspektur upacara pemakaman mengatakan dengan tegas, bahwa Pratu Dwi Akbar Utomo meninggal dalam kondisi kesatria, prajurit tersebut meninggal dalam mempertahankan NKRI. 

Pratu Dwi melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di daerah rawan sebagai Babinsa Ramil Hitadipa Kodim Persiapan Intan Jaya Korem 173/PVB sejak bulan Januari 2020 dan direncanakan selesai pada Desember 2020 mendatang,"

Prajurit Dwi meninggal setelah Satgas BKO Apter Koramil Persiapan Hitadipa dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Hitadipa Distrik Hitadipa Kab. Intan Jaya," Tegas Letkol Inf Andri Hadiyanto. (*)