• Rabu, 23 September 2020

Akibat Covid-19, Puluhan PJTKI Lamtim Hentikan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Kamis, 17 September 2020 - 13.42 WIB
52

Foto: Ist.

Lampung Timur, Kupastuntas.co -  Akibat Covid-19, penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Lampung Timur sampai saat ini belum bisa atau mengehentikan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Lampung Timur, Budiyul mengatakan jumlah PJTKI yang terdaftar sebanyak 54 yang tercatat aktif 48, namun semenjak merebaknya wabah Covid 19 sejak Februari lalu pengiriman TKI diberhentikan.

"Sampai saat ini belum bisa mengirim TKI, hingga waktu yang belum kami ketahui," terangnya

Selain PJTKI menurut Budiyul yang paling berdampak yaitu calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), apa lagi Lampung Timur merupakan penyalur terbanyak se Provinsi Lampung. dalam satu tahun minimal 2 ribu orang berangkat ke luar negeri menjadi PMI. 

"Dan asumsinya jika pemberangkatan sudah berhenti sejak 9 bulan berjalan, sudah berapa orang yang tidak bisa berangkat, kalau setahun lebih 2 ribu yang berangkat ke luar negeri sebagai PMI, ini sudah 9 bulan tidak memberagkatkan," Kata Budiyul.

Artinya lanjut budiyul,  PMI masih menjadi andalan bagi sebagian warga Lampung Timur, sebab hasil dari bekerja di luar negeri seperti di Taiwan, Singapore, Malaysia dan lainnya sangat dirasakan hasilnya. 

"Rata rata mereka yang pulang dari luar negeri menjadi PMI, pulang sudah memiliki modal usaha" ucapnya.

Sementara salah seorang mantan PMI Lampung Timur, Imam Nahrowi mengakui dirinya sukses setelah menjadi TKI selama 3 tahun, hasil kerja dari Korea dia kembangkan hingga saat ini menjadi miliarder, dengan mengembangkan usaha menjual bahan bangunan. "Saya yakin kalau tidak merantau ke Korea saya tidak punya modal," terangnya.

Salah seorang calon PMI yang gagal berangkat ke luar negeri mengaku benar benar merasakan dampak dari merebaknya wabah Covid 19.

"Januari sempat mendaftar melalui PJTKI mau ke Taiwan setelah semua persyaratan lengkap pada awal Maret ada info Covid 19, jadi batal ke Taiwan," terang sumber Kupastuntas yang tidak mau di sebut identitasnya (*)

Video KUPAS TV : PENDAPATAN KABUPATEN TANGGAMUS BERKURANG DRASTIS AKIBAT PANDEMI COVID-19