• Rabu, 23 September 2020

Dihadapan Mendes PDTT, Bupati Pesawaran Dendi Perjuangkan Kesejahteraan RT

Sabtu, 12 September 2020 - 14.56 WIB
83

Menteri Desa, PDTT RI, Abdul Halim Iskandar, didampingi Anggota DPD RI Dapil Lampung, Jihan Nurlela, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim serta Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, saat kunjungan di Desa Negeri Ulangan Jaya, Kecamatan Negeri Katon, Sabtu (12/9/2020). Foto: Reza/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Agar pembangunan di desa bisa tetap berjalan meskipun di tengah pandemi Covid-19, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Abdul Hakim Iskandar akan berusaha agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang sebelumnya menggunakan Dana Desa (DD) bisa tercover oleh anggaran Kementerian Sosial.

"Kami akan berkoordinasi dengan Kemensos agar BLT yang sebelumnya menggunakan DD bisa dianggarkan oleh Kemensos, sehingga kedepannya proses pembangunan di Desa dapat terus berjalan," ungkapnya saat melakukan kunjungan di Desa Negeri Ulangan Jaya, Kecamatan Negeri Katon, Sabtu (12/9/2020).

Abdul Hakim melihat persiapan pembangunan yang akan dilakukan oleh sejumlah Desa yang ada di Provinsi Lampung. Makanya dirinya datang kesini (Provinsi Lampung) untuk menegaskan proses penyusunan rencana kerja pembangunan desa di tahun 2021.

Ia pun memastikan,tahun depan (2021) Dana Desa akan tetap dikucurkan oleh Pemerintah Pusat dan informasi yang selama ini menyatakan Dana Desa dihapus dirinya mengaku kalau itu tidak benar.

Berdasarkan hasil interaktif bersama Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan sejumlah aparatur desa yang ada di Kabupaten Pesawaran, ada beberapa poin yang akan segera ditindak-lanjuti. Salah satunya agar insentif aparatur desa bisa dinaikkan.

"Makanya nanti saya akan langsung sampaikan kepada Kemendagri dan Kemenkeu agar segera bisa ditindak-lanjuti," lanjutnya.

Sementara Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona membenarkan dirinya telah mengupayakan adanya peningkatan insentif bagi aparatur desa, khususnya setingkat RT. Sebelumnya memang ada kenaikan insentif seperti untuk RW yang setara dengan gaji ASN, tapi ada juga jajaran yang bisa dibilang sebagai ujung tombak Pemerintahan yaitu RT, yang tentunya memiliki tanggung-jawab yang juga cukup besar dan perlu diperhatikan kesejahteraannya.

"Tadi saya langsung sampaikan kepada pak Menteri (Mendes PDTT), semoga harapan ini bisa segera direalisasikan," tutupnya singkat. (*)