• Rabu, 23 September 2020

Cegah Konflik di Pilkada, Polres Gelar Pelatihan Operasi Bina Kusuma Krakatau

Jumat, 11 September 2020 - 16.44 WIB
32

Polres Way Kanan saat menggelar kegiatan latihan pra Operasi Bina Kusuma Krakatau Tahun 2020 di Aula Adhi Pradana Polres Way Kanan, Jumat (11/9/2020).

Kupastuntas.co, Way Kanan - Polres Way Kanan menggelar kegiatan latihan pra Operasi Bina Kusuma Krakatau Tahun 2020 di Aula Adhi Pradana Polres Way Kanan, Jumat (11/9/2020).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pembinaan dan penyuluhan terhadap kenakalan remaja premanisme, serta memetakan daerah rawan konflik guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pilkada serentak Tahun 2020.

Kegiatan dibuka langsung Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung di dampingi  Kabagops Polres Way Kanan Kompol Suharjono dan Kasat Binmas IPTU Burhanudin.

Dengan dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Way Kanan yang mana diwakilkan Kbo Sat Intelkam, Kasat Sabhara, Kbo Sat Binmas, Kanit Binmas Polsek jajaran dan personil yang terlibat dalam Operasi Bina Kusuma Krakatau Tahun 2020.

Binsar Manurung mengatakan Operasi Bina Kusuma Krakatau 2020 ini merupakan  kegiatan kepolisian dengan bentuk Preemtif serta Preventif, yang mana dikedepankan fungsi Binmas Polsek serta jajaran Polres Way Kanan.

“Kami pun tidak bosan-bosan untuk menghimbau masyakat agar tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam mengikuti protokol kesehatan. Mengingat penyebaran Covid-19 yang mana semakin hari semakin meningkat,”tandasnya.

Sementara itu, Kasat Intelkam yang diwakilkan oleh Kaurbinopsnal Sat Intelkam Ipda Supriyanto menghimbau kepada rekan-rekan khususnya Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas serta jajarannya agar meningkatkan keamanan kepada daerah rawan konflik, serta mencegah kenakalan remaja yang ada pada wilayahnya masing-masing.

Kabag Ops Polres Way Kanan Suharjono, menambahkan, Operasi Bina Kusuma Krakatau ini dilaksanakan selama 12 hari terhitung mulai tanggal 11 September 2020 sampai  dengan tanggal 22 Agustus 2020. 

Dimana operasi ini dilakukan bertujuan untuk meniadakan kenakalan remaja giat premanisme dan daerah rawan kamtibmas atau konflik yang meresahkan masyarakat. (*)