• Selasa, 22 September 2020

Bantuan Kambing DKP3 Metro Dinilai Tidak Transparan

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18.40 WIB
39

Kepala Bidang Peternakan DKP3 Kota Metro, Parjia, saat dimintai keterangan, Kamis (6/8/2020). Foto: Han/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Bantuan Kambing tahun 2019 dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro untuk kelompok tani di Metro Utara dinilai tidak transparan. Bahkan, bantuan sebesar Rp170 juta yang bersumber dari APBD tidak melibatkan Pamong setempat.

Menurut Lurah Karangrejo, Kecamatan Metro Utara, Syaifulloh, pihaknya tidak pernah menerima informasi terkait penyaluran bantuan tersebut. "Waktu pengusulan proposalnya memang melalui kami. Tapi kami minta fotocopy proposalnya tidak pernah dikasih. Lalu waktu penyaluran bantuannya pun kami tidak diberikan informasi. Makanya kami bingung kalau ada yang menanyakan seputar bantuan-bantuan ini. Karena tidak transparan," terangnya, Kamis (6/8/2020).

Memang ada beberapa proposal pengajuan bantuan kambing melalui pihaknya. Namun, setelah itu tidak ada informasi terkait penyaluran bantuannya. "Tapi kami tidak tahu kelompok ternak mana yang menerima bantuan kambing ini. Disini kami tidak pernah menerima laporan bantuan apapun," ujarnya.

Video : Mantap! Kelurahan Pinang Jaya Bandar Lampung Ditetapkan Jadi Kampung Tangguh Nusantara

Kepala Bidang Peternakan DKP3 Kota Metro, Parjia mengakui jika memang tidak ada pemberitahuan atau tembusan ke kelurahan setempat terkait penyaluran bantuan kambing tersebut. "Tidak ada pemberitahuan. Hanya pendamping bantuan dan bidang peternakan saja," kata dia.

Dijelaskan Parjia, ada dua kelompok ternak yang mendapat bantuan kambing pada tahun 2019 lalu. Untuk jenis kambing yang diberikan, keseluruhannya merupakan jenis kambing prambon. "Ada 86 ekor kambing, dibagi dua. Kelompok ternak di Karangrejo dapat 50 ekor dan sisanya kelompok ternak di Ganjar Agung," jelasnya. 

Sementara bantuan kambing tersebut bersumber dari APBD tahun 2019. "Anggarannya sekitar Rp170 juta. Pengadaannya melalui pihak ketiga. Jadi kelompok ternak menerima dalam bentuk ternak atau kambing," ungkapnya.

Video : Pembangunan Flyover Sultan Agung Sudah Dapat Izin, Minggu Ini Pasang Pondasi

Ketua Kelompok Mendo Lanang Kelurahan Karangrejo, Rujianto mengatakan, bantuan yang diberikan DKP3 sebanyak 50 ekor kambing, 40 betina dan 10 jantan. "Kami terima kambingnya campuran. Ada jenis PX sama prambon. Sekitar 40 an itu jenis prambon, sisanya jenis PX," ujarnya.

Dari 50 ekor kambing tersebut dibagi kepada anggota kelompok untuk di budidayakan. "Anggota kelompok kami ada 20 orang. masing-masing memelihara betina dua ekor. Sementara sepuluh yang jantan ini digilir supaya semua kebagian," ucapnya. 

Sementara untuk pemeliharaan dilakukan masing-masing anggota kelompok ternak. "Tidak di satu kandang. Jadi satu orang dapat dua dan dipelihara di rumahnya sendiri," jelasnya.

Saat ini jumlah kambing yang dikelola kelompoknya sudah bertambah menjadi 98 ekor. "Alhamdulillah sekarang sudah bertambah jumlahnya," pungkasnya. (*)