Dispar Pringsewu Tunda Sosialisasi di 8 Pekon Akibat Covid-19
Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Kabupaten Pringsewu, Sigit Budiarto. Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - Kepala Bidang Pariwisata Pringsewu mengatakan akan menunda pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan terkait tempat parwisata di delapan pekon/desa setempat akibat wabah virus Covid-19
“Seharusnya tahun ini kita mau mengadakan pelatihan sekaligus sosilisasi ke 8 pekon yang ada, di diantaranya pekon Bumi Ratu, Pasir Ukir, Bumirejo, Banjarejo, Pagelaran, Pamenang, Bumisari, GumukMas, tapi ditunda akibat covid-19,” ucapny pada Kamis (30/7/2020).
Menurutnya, ke-8 desa/pekon tersebut harus memiliki konsep, ciri khas yang unik dan menampilkan atraksi yang ada di desa.
“Maka dari itu, saya harap setiap pekon harus mempunyai ciri khas masing masing. Agar Mendapat daya tarik dan mengundang para wisatawan, seperti tari budaya dan fasilitas tempat yang terbuka, makanan kuliner atau souvenir khas dari pekon tersebut,” harapnya.
"Nantinya saya juga akan mengadakan pasar tradisional untuk setiap pekon dan setiap pekon harus menjaga Keindahan, kebersihan,dan kenyamanan kondisi pasar tersebut," tuturnya.
Ia mengungkapkan, pekon yang sudah dilakukan sosialisasi antara lainnya di pekon Bumi Ratu dan Bumirejo dan wisata yang sudah aktif baru satu yaitu bertempat di Bumi Ratu.
Lanjutnya, Pekon/Desa yang sudah dikunjungi atau disosialiasi menanggapinya dengan baik dan mensupport untuk mendukung program tersebut. “Untuk kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sudah ada 14 tempat yang memiliki Surat Keputusan (SK),” pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Jelang Musda, Nama Ririn Kuswantari Digadang-gadang Jadi Ketua DPD II Golkar Pringsewu
Rabu, 01 April 2026 -
Tragis! Ayah dan Anak di Pringsewu Tewas Tenggelam Saat Menjala Ikan
Minggu, 22 Maret 2026 -
THR ASN dan P3K Pringsewu Mulai Dicairkan, Pemkab Siapkan Anggaran Rp29,2 Miliar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Wagub Lampung Tinjau Perbaikan Jalan Ruas Pringsewu-Pardasuka, Perbaikan Permanen Dimulai Maret
Selasa, 24 Februari 2026








