• Rabu, 12 Agustus 2020

Diduga Diserang Ikan Blue Marlin, Penyelam Warga Cukuhbalak Tanggamus Meninggal di Laut Kiluan

Kamis, 09 Juli 2020 - 21.02 WIB
248

Jenazah Indra Gunawan (25) saat di kediamannya sebelum dimakamkan. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupantuntas.co, Tanggamus - Seorang pengunjung wisata, bernama Indra Gunawan (25), warga Pekon Tanjung Betuah, Kecamatan Cukuhbalak, Tanggamus, meninggal dunia diduga diserang ikan nibung (blue marlin) saat menyelam mencari ikan di perairan Pekon Kiluan, Kecamatan Kelumbayan.

Kapolsek Limau, AKP Oktafia Siagian mengatakan, korban sudah dimakamkan pada Kamis (9/7/2020) siang. "Korban datang bersama enam rekan-rekannya untuk liburan dan mencari ikan dengan menyelam. Korban sempat ditolong teman-temannya tapi akhirnya meninggal," katanya.

Kronologi kejadian berawal saat korban bersama rekan-rekannya yakni Maulana (32), Asmawi (39), Salamudin (22), Ubaidila (28), dan Ristama (32), mencari ikan dengan memanah dan menaiki perahu jukung. 

Pada saat menyelam, sekitar pukul 23.30 WIB, korban memanggil saudaranya Asmawi dan mengeluhkan sakit pada dadanya. Lalu Asmawi menerangi tubuh korban dengan senter. Saat itu terlihat dada korban berdarah dan korban langsung pingsan. Lalu rekan-rekannya mengangkat korban ke perahu untuk pertolongan.

Sebelum jenazah dimandikan, dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang didampingi Polsek Limau dan Polsek Cukuhbalak.

Hasil pemeriksaan, terdapat luka di daerah tulang selangka (clavicula) kanan tepat di tengah, berukuran 2 x 1,5 cm dan dalam 4 cm dasar otot. Sedangkan tanda lainnya ada lebam di tubuh bagian belakang dan kaku pada organ bagian atas. "Menurut keterangan dari teman korban, dugaan korban luka terkena cucut (tulang kepala yang runcing ke depan) ikan nibung yang menabrak korban pada saat menyelam," jelas AKP Oktafia Siagian.

Dari kejadian ini, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan iklas jika korban murni kecelakaan. "Pernyataan itu sudah dikuatkan dengan surat tertulis," pungkasnya. (*)