• Rabu, 12 Agustus 2020

Brigjen TNI Mar Nur Alamsyah Kunjungi Pratugas Pulau Terluar Prajurit Brigif 4 Marinir

Sabtu, 04 Juli 2020 - 16.20 WIB
75

Kepala Staff Korps Marinir, Brigjen TNI Mar Nur Alamsyah, saat menyampaikan pesan kepada prajurit satgas yang sedang latihan. Foto: Sule/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Staf Korps Marinir Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah bersama Asisten Operasi (Asops) Korps Marinir Kolonel Marinir Ahmad Fajar melakukan kunjungan ke Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Mar 8 Teluk Ratai, Sabtu (04/07/2020).

Kunjungan tersebut dalam rangka meyakinkan sejauh mana  kesiapan personil yang sedang melaksanakan Latihan Pratugas Pengamanan Pulau Terluar di Puslatpur 8 Teluk Ratai Lampung. 


Personel yang tergabung dalam Satgasmar Pengamanan pulau terdepan (Puter) XXIV wilayah barat  tersebut  adalah gabungan dari Batalyon infanteri 7 Marinir dan Batalyon infanteri 9 Marinir. Sedangkan tujuannya adalah untuk menjaga keutuhan NKRI khususnya yang berada di pulau-pulau terdepan.

Dalam kunjunganya, KS Kormar memberikan semangat dan dukungan moril serta menyampaikan beberapa hal penting dalam pelaksanaan latihan.

“Penugasan ini  merupakan dharma bakti kalian terhadap negara karena kalianlah  yang menjadi perwakilan negara di garda terdepan untuk  menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Komandan sangat bangga dan yakin bahwa kalian mampu melaksanakan tugas ini dengan baik, kalianlah nyawa dari korps ini,” ujar Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah M.Tr (Han).

KS Kormar juga menekankan, sebelum berangkat ke daerah penugasan coba di pastikan dulu kondisi terakhir pulau yang akan di tempati karena kemungkinan fasilitas kebutuhan di sana sangat minim seperti penerangan atau listrik, air bersih dan lain-lain sebab penugasan ini di perkirakan sampai 9 (sembilan) bulan.

“Satgas Pam Puter ini merupakan salah satu pekerjaan yang paling penting yang harus dikerjakan oleh kita selaku warga negara Indonesia, karena dengan Satgas ini kita mampu melakukan deteksi dini apabila terjadi sesuatu hal yang akan membahayakan keutuhan dan kedaukatan NKRI,” pungkasnya.


Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah juga berpesan, agar prajurit dibekali dengan berbagai macam ketrampilan yang akan mendukung tugas. Dirinya mengigatkan kepada prajuri bahwa mereka menuju ke daerah operasi, di tempat kalian bertugas nanti tidak seindah apa yang kalian bayangkan mungkin air kurang bahkan tidak ada alat komunikasi.

"Mungkin tidak bisa berkomunikasi baik dengan keluarga, tetapi inilah salah satu bentuk dharma bakti kita. Saya selalu mengatakan bahwa kami beruntung punya kalian yang tidak pernah berkeluh kesah. Selamat menunaikan tugas mulia, rakyat Indonesia menantikan dharma bakti kita," ujarnya. (*)