• Senin, 06 Juli 2020

KPU Pesibar Targetkan Partisipasi Pemilih 75 Persen

Selasa, 30 Juni 2020 - 13.29 WIB
17

Sosialisasi Peraturan KPU RI Nomor 5 Tahun 2020, yang diadakan di hotel Sartika Labuhan Jukung. Foto: rahmad/Kupastuntas.co

Pesisir Barat - Sosialisasi peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia nomor 5 tahun 2020 dan persiapan pemilihan kepala daerah kabupaten Pesisir Barat tahun 2020 di pandemi covid-19 dilakukan di Sartika hotel, Labuhan Jukung. Selasa (30/6/2020). 

Ketua KPU Pesisir Barat, Marlini mengatakan, bahwa Tujuan dari kegiatan sosialisasi adalah upaya untuk mempublikasikan kepada stekholder terkait pemilihan umum di tengah pandemi covid-19. 

"Kami mengharapkan semoga pemilihan kepala daerah tahun 2020 dapat berjalan sukses, aman, lancar , tidak ada gugatan serta tidak ada isu sara ,"paparnya. 

Lanjut Marlini, KPU Pesisir Barat harus siap apapun tantangan dan kendala yang akan di hadapi terutama dalam di masa pandemi covid-19 ini tentunya protokol kesehatan harus di kedepankan.

"Jajaran KPU sampai kebawah tentunya akan di lengkapi dengan APD lengkap dan untuk pemilih akan di lengkapi atau disediakan masker dan sarung tangan sehingga tidak ada khawatiran untuk melaksanakan pemilu," kata Marlini.

Untuk target partisipasi sesuai dengan target nasional telah ditetapkan 75%, dengan harapan KPU Pesisir Barat bisa mencapai target tersebut, sehingga Kabupaten Pesisir Barat tidak tertinggal jauh dari kabupaten lainya.

"Tentunya kita harus yakin bisa melaksanakan pilkada dengan sukses dan untuk hasil tetap kita upayakan yang terbaik," tukasnya.

Kepala dinas kesehatan Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zatmiko mengatakan tentunya Dinkes akan memberikan pelayanan terbaik, terkait pelaksanaan pilkada harus sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kami dalam hal ini mensupport apa yang di butuhkan oleh KPU, misalnya ketua KPU menginginkan seluruh stapnya akan di rapid test , tentunya akan kami siapkan baik dari tenaga medis serta peralatanya,"kata Tedy.

Sambutan Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal yang diwakili asisten 1 Audi marpi, pemerintah kabupaten Pesisir Barat berharap kepada KPU agar sangat memperhatikan protokol kesehatan, jangan sampai pelaksanaan pilkada di pesisir barat ini menjadikan Klaster Covid-19 yang baru. 

"Untuk itu harapan kami marilah kita mensosialisasikan pemilu dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan,"pungkasnya. (*)