• Jumat, 10 Juli 2020

Ini Kronologi Perkelahian yang Sebabkan Tangan Kepsek di Banjit Nyaris Putus

Selasa, 23 Juni 2020 - 19.38 WIB
493

Ketut Dian (51), Kepala Sekolah SDN 02 Bonglai, saat mendapatkan perawatan di RSYMC Bandar Jaya. Foto: Sandi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Way Kanan - Sungguh memilukan, kejadian pembacokan senin malam (22/6) yang menimpa Ketut Dian (51), Kepala Sekolah SDN 02 Bonglai di Dusun Bangli kecamatan Banjit, Way Kanan.

Kapolsek Banjit, Iptu A. Firdaus mengatakan, kejadian bermula dari keributan remaja yang diduga karena salah seorang remaja menggeber motornya secara berlebihan. Tak terima ditegur, terjadilah cekcok antar pemuda di dusun Bali Utara.

"Keributan tersebut sudah coba dilerai oleh para orang tua antar pelaku perkelahian, hingga ada yang menantang dengan nada keras,” ungkap Kapolsek.

Baca juga : Niat Lerai Perkelahian, Tangan Kepsek di Way Kanan Nyaris Putus Disabet Sajam

Menurut saksi, mendengar kata itu korban langsung mendatangi pelaku.

"Dia bertanya mengapa ngomong kaya gitu? Nah, diduga tidak terima dengan pertanyaan korban terjadilah pembacokan yang dilakukan oleh WR (45)," lanjut Kapolsek.

Dari kejadian tersebut korban pembacokan menderita luka akibat senjata tajam. Pergelangan tangan kirinya bahkan nyaris putus. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Yukum Medical Centre (RSYMC) Bandar Jaya, Lampung Tengah.

"Pelaku masih diamankan di Polsek Banjit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya. (*)