• Rabu, 08 Juli 2020

Bupati Lamtim Zaiful Pimpin Rapat Persiapan Hadapi New Normal

Selasa, 02 Juni 2020 - 12.02 WIB
28

Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari beri pengarahan terkait rapat persiapan dalam memberlakukan New Normal. Foto: Agus Susanto/Kupastuntas.co

Lampung Timur - Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari memimpin rapat persiapan untuk menghadapi New Normal yang di ikuti oleh seluruh Forkopimda Lampung Timur dilakukan di Aula utama Pemda Lampung Timur, Selasa (2/6/2020).

Ia mengatakan, penerapan New Normal di Lampung Timur belum bisa dipastikan kapan, karena  Pemerintah Daerah harus lebih dulu membuat skenario dan persiapan tehnis lainnya yang akan di ajukan kepada ketua Gugus Tugas Provinsi dan Gugus Tugas Pemerintah Pusat.

Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari menegaskan, nanti hasil dari rapat sekenario untuk menghadapi New Normal di tengah Pandemi Covid-19 ini, akan di ajukan kepada ketua Gugus Tugas Provinsi, dengan tujuan perlu adanya persetujuan dari Gugus Tugas Provinsi dan Gugus Tugas Pusat.

Lanjut Zaiful, di Indonesia terdapat 102 daerah yang masih memiliki status zona aman dari Covid-19, salah satunya Kabupaten Lampung Timur.

"Jangan sampai setelah penerapan New Normal di ini Lampung Timur malah menimbulkan tumbuhnya Virus tersebut. Kita harus bekerja ekstra untuk mempertahankan zona aman dari wabah Covid 19," Terang Zaiful.

Ia mengatakan, Jika terjadi pemberlakuan New Normal di Lampung Timur,  maka hal yang perlu  diperhatikan oleh tim gugus tugas yaitu pasar, tempat wisata, tempat ibadah, dan lokasi hiburan. 

"Sosialisasi sebelum diterapkan New Normal harus di gencarkan, agar masyarakat benar benar mengikuti Protokol kesehatan," ucapnya.

Sementara, Kapolres Lampung Timur AKBP Wawan Setiawan menambahkan, bahwa Lampung Timur dikelilingi oleh daerah yang memiliki zona rawan Covid 19, seperti Lampung Selatan, Kota Metro dan Lampung Tengah. Dengan kondisi geografis tersebut, pamong desa menjadi ujung tombak utama untuk mempertahankan zona aman dari Virus Corona.

"Perangkat desa tetap harus melakukan pendataan yang akurat terkait dengan warganya yag baru saja datang, baik dari luar daerah ataupun luar negeri dan tidak menutup kemungkinan dengan terbukanya New Normal, akan ada warga yang pulang dari perantauan," ungkapnya. (*)