• Rabu, 03 Juni 2020

Multi Mart Ambarawa Pringsewu Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2020 - 15.39 WIB - 915

Dinas Koperindag Pringsewu saat lakukan sidak di Ritel MM Ambarawa, Pringsewu, Jumat (22/5/2020). Foto: Rifaldi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu kembali memberi peringatan keras kepada Ritel Multi Mart (MM) yang ada di Kecamatan Ambarawa, Jumat (22/5/2020).

Hal itu dilakukan karena pihak Multi Mart kurang mengindahkan anjuran pemerintah dan tidak menerapkan protokol kesehatan terkait darurat nasional pandemi Covid-19.

Toko serba ada yang menyediakan aneka kebutuhan rumah tangga itu terbukti  masih beraktivitas seperti biasa. Transaksi jual-beli tetap dilakukan seperti layaknya tidak ada wabah Covid-19. Padahal sepekan sebelumnya sudah diberi peringatan oleh Pemkab Pringsewu. 

Jajaran Dinas Koperindag sebanyak 6 orang dipimpin Kadis, Masykur Hasan kembali melakukan sidak ke lokasi Ritel MM Ambarawa itu, Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ternyata benar dan cukup mengkhawatirkan, sebab terlihat masih ada pengunjung yang tidak menggunakan masker, bahkan membawa anak balitanya. Nampak tempat cuci tangan hanya satu, sehingga membuat antrian panjang pengunjung saling berhimpitan. 

Bahkan di posisi tempat pembayaran (kasir) sangat penuh, tidak ada jarak aman untuk melakukan pembayaran yang dilayani oleh sekitar 10 orang kasir.

Kadis Koperindag, Masykur Hasan didampingi Sekdis Koperindag, Supriyanto langsung memanggil penanggung jawab  MM Ambarawa tersebut.

"Saya minta saat ini juga, agar di lokasi pintu masuk ditambah tempat cuci tangan dan dibuat tanda jarak aman dengan cat pilox merah. Kami tunggu hasilnya. Bila perlu pasang petugas khusus yang mengarahkan, baik di posisi kasir, pintu masuk maupun di dalam ruangan," tegasnya.

Masykur juga mengingatkan kepada pengelola MM Ambarawa agar dapat bekerja sama dan memperhatikan kesehatan masyarakat. 

"Berbisnis boleh dan silakan, namun harus memikirkan keselamatan orang banyak. Apalagi saat ini sedang rawan penyebaran virus Corona," ungkapnya.

Sementara itu, penanggung jawab (pengelola) MM Ambarawa usai ditegur oleh Pihak Dinas Koperindag langsung bergerak cepat, diantaranya menambah  tempat cuci tangan dan mengecat dengan pilox merah sebagai tanda jarak aman. 

Bahkan dia berjanji akan mengikut anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan.

"Siap, terima kasih masukan dan imbauannya. Nanti akan kami benahi sesuai protokol kesehatan. Terutama pada posisi kasir," ujar pengelola MM.

Sebelum dan sesudah sidak di Ritel MM Ambarawa, Dinas Koperindag melakukan sosialisasi terkait penanganan wabah virus Corona sekaligus membagikan masker di Pasar Tradisional Ambarawa, Pasar Margodadi dan Pasar Sarinongko Pringsewu. 

Kadis Masykur Hasan menambahkan, sosialisasi dan sidak akan terus dilakukan selama masa pandemi Covid-19 ini, di 7 pasar pemerintah dan 21 pasar tradisional.

"Sambil sosialisasi, kami membagikan masker kepada pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker. Kami menyiapkan sebanyak 3.600 masker," imbuhnya. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya