• Rabu, 03 Juni 2020

Pegawai RS, Diskominfo, KBPP dan PA Lampung Barat Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

Kamis, 21 Mei 2020 - 13.27 WIB - 7.4k

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat, Paijo. Foto: Iwan/Kupastuntas.co

Lampung Barat - Beredar kabar adanya satu bidang di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lampung Barat positif terpapar covid-19 adalah hoax atau berita bohong sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik namun harus tetap selalu menjaga diri.

Salah satu pegawai di Diskominfo yang enggan disebutkan namanya dalam berita ketika dikonfirmasi Kupastuntas.co melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa informasi yang beredar tersebut harus diluruskan.

"Informasi yang sebenarnya memang betul ada satu pegawai yang positif berdasarkan hasil rapid test yang ditularkan dari istrinya yang bekerja sebagai perawat di RS. Alimudan Umar - Liwa, dan pagi ini dilakukan rapid test terhadap seluruh pegawai Diskominfo dan hasilnya negatif, jadi ini harus diluruskan jangan sampai membuat kepanikan ditengah masyarakat," ungkap sumber, Kamis (21/5/2020).

Di lain pihak, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat, Paijo dihubungi melalui sambungan selulernya juga menerangkan hal yang serupa bahwa di Dinas Kominfo hanya satu orang yang positif berdasarkan rapid test dan itu tertular dari isterinya.

"Jadi setelah dilakukan rapid test terhadap seluruh pegawai Rumah Sakit ada dua orang yang positif, keduanya perempuan semua, yang satunya punya anak bayi dan satu punya anak balita." ucapnya.

"Yang punya anak bayi, bayi nya reaktif suaminya juga reaktif, kebetulan suaminya adalah pegawai di Diskominfo. Yang punya anak balita suaminya reaktif dan bekerja di Pesisir Barat namun balitanya non reaktif," jelas Paijo.

"Untuk yang di Diskominfo ini kebetulan tugasnya sangat komunikatif dengan teman-teman media, artinya mereka erat sehingga kita putuskan untuk melakukan rapid test dengan orang-orang yang kontak erat dengan Diskominfo dan hasilnya ada satu orang lagi yang positif namun dia pegawai di Dinas Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (KBPP dan PA) dan kita sedang telusuri dia darimana dan dapat darimana, untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan," sambung Paijo.  (*)

  • Editor : Qhasmal Qhadumi