• Sabtu, 06 Juni 2020

Pasien Positif Covid-19 di Way Kanan Bertambah Satu Orang

Selasa, 19 Mei 2020 - 16.25 WIB - 393

Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Way Kanan - Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan membenarkan bertambah 1 warga Way Kanan yang positif Covid-19, Selasa (19/5/2020).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan, Anang Risgianto, S.Km.M.Kes kepada media mengatakan, informasi adanya 1 warga yang terkonfirmasi positif sebagaimana yang di rilis Pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 19 Mei 2020 adalah benar. Pasieni berikut dengan nama SS, (17) tahun, laki-laki, alamat Baradatu, Way Kanan.

Lebih lanjut dijelaskan, pada 02 Mei 2020, pasien SS berobat ke RS SW Jakarta, dan dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan diagnosa gagal ginjal kronis, serta hasil rapid test non reaktif.

Selanjutnya sesuai anjuran dokter, diminta untuk dilakukan tindakan cuci darah, namun karena tidak ada keluarga di sana, pasien dan keluarga pasien menolak untuk dilakukan tindakan dan mengurus kepulangan ke Lampung. Pasien SS sudah bekerja selama 3 bulan di rumah makan di Jakarta.

Kemudian pada Minggu (3/5/2020), pukul 21.45 WIB, diantar ambulance dari Jakarta ke RSUD ZAPA. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dengan Diagnosa gagal ginjal akut dan dilakukan pemeriksaan Rapid test dengan hasil non reaktif.

pada Senin (4/5/2020) pukul 18.00 WIB, SS dirujuk ke RSUD Abdul Moeloek dengan diagnosa gagal ginjal akut.

Tanggal 5 Mei 2020, di RSUDAM dilakukan pemeriksaan lanjutan dengan diagnosa: Hepatitis akut, cedera ginjal akut, Leptospirosis dan cholelithiasis (batu empedu).

Kemudian di RSUD Abdul Moeloek, pasien dilakukan pengambilan swab untuk memastikan status pasien karena dirujuk sudah dalam kondisi sakit komplikasi dan dari daerah zona merah.

Anang menjelaskan, pada Selasa (19/5/2020), pihaknya mendapatkan informasi dari Dinas Kesehatan Propinsi Lampung bahwa pemeriksaan sampel Swab/Sputum SS dengan hasil konfirmasi positif covid-19. Saat ini pasien masih menjalankan perawatan di RSUDAM dengan kondisi yang membaik.

Tatalaksana selanjutnya akan dilakukan pengambilan sampel swab/sputum, dengan pemeriksaan PCR sebanyak 2 kali selama 2 hari berturut-turut, di Laboratorium pemeriksa.

Selanjutnya akan terus dilakukan pemantauan kesehatan, sehingga yang bersangkutan benar-benar bisa terkontrol kondisi kesehatannya.

"Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat-sehat saja, terima kasih," tutup Anang. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya