• Rabu, 03 Juni 2020

30 Warga Isolasi Mandiri, Pemkab Lampung Selatan Beri Sembako

Selasa, 05 Mei 2020 - 21.12 WIB - 94

Pemkab Lamsel melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 berikan batuan kepada 30 warga yang lakukan isolasi mandiri. Foto: Edu/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 mengapresiasi kesadaran 30 warga, di Kecamatan Jati Agung yang melakukan isolasi mandiri. Pemkab mengirimkan bantuan sembako kepada 30 warga tersebut.

Sebanyak 30 paket sembako diserahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Lampung Selatan secara simbolis di Balai Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Selasa (5/5/2020).

Koordinator Bidang Logistik Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Selatan, M. Darmawan menyebut, bantuan yang diberikan masing-masing terdiri dari 5 kg beras, 1 kaleng susu, 2 kaleng sarden, 1 kg gula, 1 liter minyak makan, 10 bungkus mie instan, serta masker 4 buah.

Darmawan mengatakan, Bantuan itu merupakan bentuk  apresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kepada warga, yang secara sadar telah melakukan isolasi mandiri.

"Langkah itu merupakan solusi pencegahan penyebaran virus corona,” kata Darmawan usai menyerahkan bantuan.

Darmawan menjelaskan, 30 orang tersebut melakukan isolasi setelah ada salah satu warga yang kemudian disebut pasien 06 dinyatakan positif Covid-19. Untuk itu, atas kemauan sendiri, mereka melakukan isolasi karena sebelumnya sempat melakukan kontak dengan warga yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut.

"Ini merupakan kesadaran warga yang sangat luar biasa. Kita doakan semoga  semuanya dalam keadaan sehat,-sehat saja” ujar Darmawan.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, dr. Jimmy Bagas Hutapea, MARS menambahkan, puluhan warga di Kecamatan Jati Agung tersebut harus melakukan isolasi mandiri, akibat telah melakukan kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Meskipun rapid test 30 orang tersebut hasilnya negatif, tetapi kita harus tetap waspada. Untuk itu kita ikuti protokol kesehatan, makanya dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” terang Jimmy. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya