ASITA Lampung Minta Pemprov Perketat Penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni
Ketua ASITA Provinsi Lampung, Arizo Fhasha.foto: Ist
Lampung Utara - Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Lampung berharap Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperketat pengawasan di gerbang penyeberangan dan bandara beserta terminal-terminal sebelum timbul korban jiwa atas wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Lampung.
Ketua ASITA Provinsi Lampung, Arizo Fhasha mengatakan, langkah itu harus segera dilakukan Pemprov Lampung bersama Forkopimda dan instansi terkait guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Lampung terlebih lagi Lampung adalah gerbang Pulau Sumatera.
Permintaan itu menurutnya, sesuai dengan data yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sudah ada 4 orang yang dinyatakan posotif terpapar virus corona.
"Karena akan percuma masyarakat yang sudah diam di rumah tetapi bandara, pelabuhan dan fasilitas umum lainnya kalau tidak diawasi serta dikontrol dengan ketat dan tegas," kata Arizo Fhasha Wiliam Abung, kepada kupastuntas.co, Sabtu (28/3/2020).
Lebih lanjut, dikatakannya, kita semua tahu bahwa Provinsi Lampung merupakan gerbang pulau sumatera, untuk itu Pemerintah Provinsi serta pejabat vertikal diharapkannya tidak kecolongan Covid19. Karena siapa saja bisa terkena virus ini apa lagi terkadang seseorang yang terpapar virus corona tidak ada tanda dan gejala-gejalanya. "Kita harus waspada cegas penyebaran virus covid19 ini di provinsi lampung," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Ketua ASITA Lampung yang mempunyai peran dalam dunia Pariwisata tersebut meminta kepada Pemprov dan pejabat vertikal ataupun Forkopimda harus lebih ketat lagi dalam memutus jalur penyebaran wabah Covid-19 tersebut.
Selain mensosialisasikan bahaya virus dan bagaimana cara pencegahannya ke seluruh masyarakat lampung, langkah yang harus dilakukan tentunya memperketat pengawasan dan pemeriksaan di seluruh fasilitas umum seperti bandara, pelabuhan, stasiun KA serta terminal-terminal secara ketat kerena lokasi tersebut awal titik penyebaran wabah covod-19. Jadi lokasi-lokasi fasilitas umum tersebut harus segera di tempatkan petugas medis, tersedianya beberapa disinfectant chamber, alat pengukur suhu tubuh, masker, serta handsanitezer.
"Selain itu seluruh penumpang beserta pengemudi armadanya wajib untuk di cek sama petugas medis yang sudah tugaskan dilokasi-lokasi tersebut," ungkap Arizo Fhasha, permintaan dan harapan ini lanjutnya, sebelum adanya korban jiwa atas virus corona di Provinsi Lampung.(*)
Berita Lainnya
-
Dosen Unila dan Mantan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono Meninggal Dunia
Rabu, 21 Januari 2026 -
62,5 Juta Rokok Ilegal dan 68,2 Kg Sabu Diamankan Bea Cukai Sumatera Bagian Barat
Rabu, 21 Januari 2026 -
Pelindo Grup Regional 2 Panjang Resmikan Integrated Planning and Control Room
Rabu, 21 Januari 2026 -
Motor Warga Bandar Lampung Digondol Maling dalam Hitungan Detik, Pelaku Terekam CCTV
Rabu, 21 Januari 2026









