• Selasa, 31 Maret 2020

Mantan Ketua MUI Tanggamus KH Makmun Siroj Tutup Usia

Rabu, 25 Maret 2020 - 17.28 WIB - 135

Almarhum Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus, KH.Makmun Siroj Bin Sirajuddin Yahya. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Tanggamus - Kabar duka tengah menyelumuti Kabupaten Tanggamus, Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus, KH.Makmun Siroj Bin Sirajuddin Yahya meninggal dunia, Rabu (25/3/2020).

Katib Syuriyah PCNU Tanggamus masa khidmad 2014-2019 ini meninggal dunia di usia 58 tahun, saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung. Sebelumnya beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Panti Secanti (RSPS) Gisting, dan Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu.

"Beliau meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung, Rabu (25/3/2020) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB," kata Magad Syolahuddin, menantu KH. Makmun Siroj.

Menurut Magad, sebelum dibawa ke Rumah Sakit, almarhum sedang mengisi pengajian di Musollah Dusun Kedatuan, Pekon Kuta Dalom, Kecamatan Gisting, Tanggamus. "Namun tiba-tiba fisik beliau drop (melemah), dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Panti Secanti (RSPS) Gistisng, Tanggamus, setelah itu dipindahkan ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu sebelum akhitrnya dirujuk ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo," katanya.

Almarhum yang mengenyam pendidikam di Pondok Pesanten Darusaalam, dan menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Madinah ini, telah dimakamkan di pemakaman keluarga di Pekon Kuta Dalom, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus..

Selama hidupnya, Kiai Makmun adalah sosok yang terkenal sangat aktif dalam berorganisasi. Selain pernah menjadi Katib Syuriyah PCNU Tanggamus masa khidmad 2014-2019, almarhum juga merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tanggamus periode 2015-2020.

Menurut Sekretaris PCNU Tanggamus, H Syaifuddin Zuhri, Kiai Makmun merupakan sosok yang senantiasa mengayomi umat dan menjadi suri tauladan. Sikapnya yang tenang dan penuh ketawaduan menjadikan kesejukan dalam pengabdiannya bagi umat

"Beliau sosok yang patut dicontoh sikapnya. Beliau juga seorang aktivis organisasi. Kalau ada undangan kegiatan, selama tidak ada udzur, beliau selalu hadir," kata Syarifuddin.

Belum lama ini dalam Musyawarah Daerah MUI Tanggamus pada pada  Februari 2020, alumni Timur Tengah ini  masih diajukan untuk meneruskan kepemimpinan MUI di Tanggamus. Namun karena alasan kesehatan, Kiai Makmun tidak berkenan untuk meneruskan jabatannya.

Sampai akhir hayatnya pun ia masih aktif berkhidmah di NU Tanggamus sebagai A'wan (majelis pertimbangan bagian dari Syuriah/pimpinan) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tanggamus. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya