• Kamis, 02 April 2020

Tokoh Adat Lampung Minta Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Bukan Sekedar Acara Seremonial

Selasa, 24 Maret 2020 - 18.36 WIB - 131

Tokoh Adat Lampung, A. Akuan Abung, SE gelar Nadikiyang Pun Minak Yang Abung. Foto: Ist.

Lampung Utara - Tokoh masyarakat Adat Lampung minta Pemerintah untuk cepat memberikan solusi penanggulangan dan pencegahan virus corona (Covid-19) yang sifatnya menyentuh langsung kepada masyarakat.

A Akuan Abung tokoh Adat Lampung, menyampaikan, dalam situasi seperti saat ini pemerintah daerah diharapkannya harus cepat mengambil langkah untuk penanggulang serta pencegahan terhadap virus corona (Covid-19). Karena menurutnya wabah ini harus ditanggulangi dengan cepat dan serius jangan sampai ada korban jiwa di Lampung kususnya di Lampung Utara. Diharapkannya acara sosialisasi tentang Covid-19 bukan hanya kegiatan seremonial belaka, atau kegiatan yang hanya basa-basi tidak ada solusi nyata. 

"Seperti kunjungan ke pasar yang mengecek jumlah stock pangan dan harga pangan saja dan setelah itu tidak ada solusi kongkritnya, dan itu menurut saya bukan langkah awal yang tepat dalam situasi di tengah maraknya kabar tentang covid-19 ini," kata A Akuan Abung gelar Nadikiyang Pun Minak Yang Abung dalam Adat Lampung Abung, Selasa (24/3/2020).

Lanjutnya, dalam pemikiran awam saya sebagai masyarakat, seharus pemerintah daerah baik itu eksekutif, legislatif (Forkopimda) dan adik-adik mahasiswa. Karena bagi kaum intelektual ini bentuk pengabdian sesuai tri darma perguruan tinggi, semua elemen tersebut segera agendakan rapat kusus tertutup untuk ngebahas langkah tepat dalam menangani Covid-19. 

Misalkan, forkopimda, mahasiswa untuk terjun langsung kemasyarakat sampai di pelosok desa guna mensosialisasikan cara pencegahan covid-19 ini serta langsung membagikan alat pelindung diri (masker, hand sanitizer), bantuan pangan atau bantuan tunai langsung ke seluruh masyarakat sampai menyetuh di pelosok desa agar semua element masyarakat tersentuh bukan hanya masyarakat kota saja, papar Akuan Abung yang akrab disapa Sunan.

Selain itu, lanjutnya, untuk rumah sakit (RS) yang telah di tunjuk khusus untuk penanganan covid-19. Forkopimda harus selalu mendampingi serta melakukan peninjau langsung dari SOP penanganan sampai kesiapan tenaga medisnya. "Tapi jangan lupa juga kebutuhan tenaga medis harus terpenuhi seperti alat pelindung diri, tunjangan mereka dan kebutuhan lainnya. Karena tenaga medis merupakan garda terdepan di situasi saat ini," ujarnya.

Akuan Abung juga menyoroti agar tidak luput juga dari segi ekonomi. Karena dengan kondisi saat ini kegelisahan masyarakat mengenai kenaikan harga pokok dan stock pangan. Pemda diminta untuk memberikan subsidi seperti pembuatan subsidi melalui pasar murah, yang di tempatkan pada berbagai titik. "Langkah ini dapat dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi. Karena ini tanggung jawab kita bersama," pungkasnya. (*)

  • Editor : Qhasmal Qhadumi