Dampak Virus Corona, Stok Darah di Lampung Timur Kian Menipis
Seorang pegawai Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Timur menunjukan stok darah yang terus berkurang. Foto: Agus Susanto/Kupastuntas.co
Lampung Timur - Stok darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Timur menipis, hal tersebut terdampak dari merebaknya wabah Corona, sementara setiap bulan darah yang keluar untuk keperluan pasien di Lampung Timur tidak kurang dari 200 kantong, Senin (23/03/2020).
Koordinator Lapangan PMI Lampung Timur Sumiati mengatakan, hingga hari ini (Senin) stok darah yang tersimpan hanya 51 kantong dengan rincian untuk darah golongan A 19 kantong, B 17 kantong, O 10 kantong dan AB 5 kantong. Dalam satu kantong berukuran 350 cc.
"Ketika ada even kami selalu turun untuk menggalang darah secara sukarela, dan darah yang kami dapat lumayan banyak dari 10 kantong hingga 30 dalam satu kali penggalangan".Ujar Sumiati dikantornya.
Sumiati melanjutkan, sebelum adanya wabah Virus Corona setiap bulan PMI bisa menggalang darah sedikitnya 200 kantong dalam satu bulan, mayoritas didapat dari kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah ataupun dari swasta. (*)
Berita Lainnya
-
Presiden Prabowo Kucurkan Rp839 Miliar Tangani Konflik Manusia dan Gajah di Way Kambas
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024



