• Kamis, 09 April 2020

RSUD Pesawaran Tiadakan Jam Besuk Pasien

Rabu, 18 Maret 2020 - 15.25 WIB - 27

RSUD Kabupaten Pesawaran, Rabu (18/03/2020). Foto: Reza/Kupastuntas.co

Pesawaran - Guna menghindari penyebaran virus Corona, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran, akan meniadakan jam besuk bagi pasien rawat inap. Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Pesawaran, Yasmin, saat dihubungi, Rabu (18/03/2020).

"Ya, mas kita (RSUD) sejak beberapa hari lalu memang sudah meniadakan jam besuk bagi pasien rawat inap hingga batas waktu yang belum ditentukan, tapi kita tetap izinkan untuk keluarga pasien yang menunggu maksimal hanya satu orang," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, RSUD Pesawaran juga akan memperketat aturan terhadap pasien yang akan berobat. "Kita juga sudah rapat internal, nantinya di ruang Poli maupun IGD, bagi pasien yang akan berobat jalan, akan kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer, untuk mengantisipasi peredaran virus Corona. Dan bilamana ada warga atau pasien yang mengalami demam maupun batuk, kita akan berikan masker guna menghindari penularannya," ungkapnya.

Dirinya juga mengaku, pihaknya juga telah mempersiapkan ruangan khusus bagi pasien yang diduga terserang Corona. "Sesuai instruksi Pusat, kami juga sudah menyiapkan satu ruangan isolasi sementara untuk pasien yang terindikasi Corona, sehingga bisa mempercepat penanganan terhadap pasien Corona," akunya.

Ia pun berharap, di Kabupaten Pesawaran terbebas dari penyebaran virus Corona. "Beberapa waktu lalu memang ada satu pasien dari luar negeri yang kita rujuk ke RSUDAM Bandar Lampung, tapi Alhamdulillah negatif, karena pasien tersebut mengidap Bronchitis, dan sekarang juga sudah dipulangkan," harapnya.

Oleh karena itu, Yasmin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang virus maupun bakteri yang berbahaya. "Saya juga meminta kepada masyarakat untuk bisa menjaga daya tahan tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit, sehingga masyarakat bisa terbebas dari segala bakteri maupun virus penyebab penyakit," imbaunya. (*)

  • Editor : Didik Tri Putra Jaya