Hujan Deras, Jalinbar di Gisting Sore ini Tergenang
Jalinbar di Pekon Gisting Permai, tergenang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Minggu (8/3/2020).Foto:Sayuti
Tanggamus-Jalan Lintas Barat (Jalinbar) di Pekon Gisting Permai, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, tergenang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Minggu (8/3/2020).
Hujan deras yang terjadi selama lebih kurang satu jam lebih dari pukul 16.30 sampai 17.45 WIB tersebut mengakibatkan jalan raya tergenang, akibat buruknya drainase ditambah derasnya air kiriman dari wilayah atas.
Genangan air setinggi 20 sampai 30 sentimeter yang membawa hanyut tanah, batu dan sampah tersebut terlihat sangat mengganggu lalu lintas. Akibatnya laju kendaraan yang melintas terhambat. Pengguna jalan tampak mengurangi kecepatan lantaran genangan air.
Pantauan Kupastuntas co, genangan paling parah terjadi disekitar SDN 1 Pekon Gisting Permai, kemudian di depan Gereja Gisting Permai, dan sekitar Toko Bogi Jaya Gisting Permai, serta sekitar Bengkel Korpri.
Sejumlah warga, baik laki-laki maupun perempuan berupaya membersihkan drainase dari sampah dengan peralatan seadanya.
Selain itu, sejumlah personel Polres Tanggamus terlihat terus memperhatikan kondisi jalan raya yang tergenang. Dan siap siaga jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Hendri, salah satu warga sekitar mengatakan, kondisi genangan air selalu terjadi di Jalan tersebut jika terjadi hujan dengan intesitas cukup tinggi.
"Kalau hujan deras, pasti banjir. Jalan tergenang air bercampur tanah, pasir, batu dan sampah. Drainase di kiri kanan jalan dangkal dan tersumbat, ditambah air dari atas sangat deras," katanya.
Ia berharap agar kondisi tersebut segera diatasi. Mengingat jika genangan air tinggi kerap menjadikan laju kendaraan macet. "Mohon segera diperbaikilah drainsenya. Ini jelas sangat mengganggu," ujarnya. (*).
Berita Lainnya
-
Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
Kamis, 19 Februari 2026 -
Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
Kamis, 19 Februari 2026 -
Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
Kamis, 19 Februari 2026 -
Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi
Kamis, 19 Februari 2026
Hujan deras yang terjadi selama lebih kurang satu jam lebih dari pukul 16.30 sampai 17.45 WIB tersebut mengakibatkan jalan raya tergenang, akibat buruknya drainase ditambah derasnya air kiriman dari wilayah atas.
Genangan air setinggi 20 sampai 30 sentimeter yang membawa hanyut tanah, batu dan sampah tersebut terlihat sangat mengganggu lalu lintas. Akibatnya laju kendaraan yang melintas terhambat. Pengguna jalan tampak mengurangi kecepatan lantaran genangan air.
Pantauan Kupastuntas co, genangan paling parah terjadi disekitar SDN 1 Pekon Gisting Permai, kemudian di depan Gereja Gisting Permai, dan sekitar Toko Bogi Jaya Gisting Permai, serta sekitar Bengkel Korpri.
Sejumlah warga, baik laki-laki maupun perempuan berupaya membersihkan drainase dari sampah dengan peralatan seadanya.
Selain itu, sejumlah personel Polres Tanggamus terlihat terus memperhatikan kondisi jalan raya yang tergenang. Dan siap siaga jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Hendri, salah satu warga sekitar mengatakan, kondisi genangan air selalu terjadi di Jalan tersebut jika terjadi hujan dengan intesitas cukup tinggi.
"Kalau hujan deras, pasti banjir. Jalan tergenang air bercampur tanah, pasir, batu dan sampah. Drainase di kiri kanan jalan dangkal dan tersumbat, ditambah air dari atas sangat deras," katanya.
Ia berharap agar kondisi tersebut segera diatasi. Mengingat jika genangan air tinggi kerap menjadikan laju kendaraan macet. "Mohon segera diperbaikilah drainsenya. Ini jelas sangat mengganggu," ujarnya. (*).
- Penulis : Sayuti
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 19 Februari 2026Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
-
Kamis, 19 Februari 2026Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
-
Kamis, 19 Februari 2026Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
-
Kamis, 19 Februari 2026Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi









