Kunjungi Pengrajin Kain Tapis di Margodadi, Ini Pesan Dewi Handajani
Bupati Tanggamus, Dewi Handajani bersama Ketua Dekranasda Tanggamus Nur'aini Hamid Lubis mengunjungi pengrajin kain tapis dan batik di Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Rabu (4/3/2020). Foto: Sayuti
Tanggamus-Bupati Tanggamus, Dewi Handajani bersama Ketua Dekranasda Tanggamus Nur'aini Hamid Lubis mengunjungi pengrajin kain tapis dan batik di Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Rabu (4/3/2020).
Dalam kesempatan ini, Dewi Handajani berpesan kepada pengrajin agar terus menekuni kerajinan yang dilakukan untuk memajukan tapis Tanggamus.
"Saya berharap supaya setiap rumah bisa diajarkan menenun dan terus diwariskan, serta bisa dibantu permodalan dan pemasarannya," kata Bupati
Menurutnya, tenun tapis Tanggamus harus beda dari tenun daerah yang lain, dan harus dapat dipasarkan pada pasar modern serta ditampilkan dalam Even Lampung Craft.
Bupati yang juga Pembina Dekranasda Tanggamus ini berharap, tenun tapis Kabupaten Tanggamus dapat berlomba di kancah internasional dan membawa nama baik Kabupaten Tanggamus.
Ia juga berharap, ke depan agar ada kampung sentra Belah Ketupat sebagai salah satu motif khas Kabupaten Tanggamus. "Dibuat gapuranya, SDM-nya juga dikembangkan, agar bisa membuat benang sutera. SDM-nya juga akan terus kita upgrade terus," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
Kamis, 19 Februari 2026 -
Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
Kamis, 19 Februari 2026 -
Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
Kamis, 19 Februari 2026 -
Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi
Kamis, 19 Februari 2026
Dalam kesempatan ini, Dewi Handajani berpesan kepada pengrajin agar terus menekuni kerajinan yang dilakukan untuk memajukan tapis Tanggamus.
"Saya berharap supaya setiap rumah bisa diajarkan menenun dan terus diwariskan, serta bisa dibantu permodalan dan pemasarannya," kata Bupati
Menurutnya, tenun tapis Tanggamus harus beda dari tenun daerah yang lain, dan harus dapat dipasarkan pada pasar modern serta ditampilkan dalam Even Lampung Craft.
Bupati yang juga Pembina Dekranasda Tanggamus ini berharap, tenun tapis Kabupaten Tanggamus dapat berlomba di kancah internasional dan membawa nama baik Kabupaten Tanggamus.
Ia juga berharap, ke depan agar ada kampung sentra Belah Ketupat sebagai salah satu motif khas Kabupaten Tanggamus. "Dibuat gapuranya, SDM-nya juga dikembangkan, agar bisa membuat benang sutera. SDM-nya juga akan terus kita upgrade terus," pungkasnya. (*)
- Penulis : Sayuti
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 19 Februari 2026Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
-
Kamis, 19 Februari 2026Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
-
Kamis, 19 Februari 2026Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
-
Kamis, 19 Februari 2026Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi









