Tingkatkan PAD, BPPRD Lamsel Verifikasi Ulang Data WP
Kepala BPPRD Lampung Selatan, Burhanudin memberi penjelasan terkait verifikasi data wajib pajak, Rabu (19/2/2020). Foto: Dirsah
Lampung Selatan-Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Lampung Selatan akan memverifikasi ulang data wajib pajak (WP). Hal itu dilakukan agar mendapatkan data potensi pajak yang sesungguhnya atau riil.
Kepala BPPRD Lampung Selatan, Burhanudin menuturkan, verifikasi data WP sudah sudah dilakukan sejak awal tahun 2020. "Sudah berjalan, sekarang ini masih proses verifikasi data," kata dia, Rabu (19/2/2020).
Ia menjelaskan, verifikasi data itu nantinya dapat dijadikan pedoman dalam menentukan target atau beban pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak di BPPRD untuk seluruh WP.
"Walaupun tahun ini nantinya belum dapat selesai secara menyeluruh, tapi setidaknya kita mempunyai data ril sementara atau mendekati, untuk menentukan target (PAD). Jadi, tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar target kita, tapi sudah disesuaikan dengan potensi yang ada," terangnya.
Selain melakukan verifikasi data potensi riil, BPPRD Lampung Selatan tahun ini tengah fokus untuk membuat layanan pembayaran 10 mata pajak berbasis online.
Sekretaris BPPRD Lamsel, Kaharudin mengatakan inovasi yang dilakukan BPPRD itu diawali dengan pembagian SPPT-PBB dari pihak desa. Dalam tahapan itu, petugas akan mensosialisasikan soal layanan online itu, lalu WP akan diberikan akun.
"Ini lagi kita rancang dan infrastrukturnya sedang siapkan, termasuk untuk aplikasinya. Jadi nanti bisa dicek semua disitu kalau sudah jadi. Untuk proses pembayarannya bisa di toko waralaba, Bank Lampung atau menggunakan uang elektronik," jelasnya.
Ia menargetkan, April 2020 ini pelayanan berbasis online itu siap, sehingga sudah dapat direalisasikan. "Harapan kita April ini siap, sehingga saat SPPT-PBB dibagikan itu sudah ready," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Parkiran Pantai Sanggar Beach Lamsel Tak Aman, Mobil Brio Raib
Kamis, 02 April 2026 -
Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026
Kepala BPPRD Lampung Selatan, Burhanudin menuturkan, verifikasi data WP sudah sudah dilakukan sejak awal tahun 2020. "Sudah berjalan, sekarang ini masih proses verifikasi data," kata dia, Rabu (19/2/2020).
Ia menjelaskan, verifikasi data itu nantinya dapat dijadikan pedoman dalam menentukan target atau beban pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak di BPPRD untuk seluruh WP.
"Walaupun tahun ini nantinya belum dapat selesai secara menyeluruh, tapi setidaknya kita mempunyai data ril sementara atau mendekati, untuk menentukan target (PAD). Jadi, tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar target kita, tapi sudah disesuaikan dengan potensi yang ada," terangnya.
Selain melakukan verifikasi data potensi riil, BPPRD Lampung Selatan tahun ini tengah fokus untuk membuat layanan pembayaran 10 mata pajak berbasis online.
Sekretaris BPPRD Lamsel, Kaharudin mengatakan inovasi yang dilakukan BPPRD itu diawali dengan pembagian SPPT-PBB dari pihak desa. Dalam tahapan itu, petugas akan mensosialisasikan soal layanan online itu, lalu WP akan diberikan akun.
"Ini lagi kita rancang dan infrastrukturnya sedang siapkan, termasuk untuk aplikasinya. Jadi nanti bisa dicek semua disitu kalau sudah jadi. Untuk proses pembayarannya bisa di toko waralaba, Bank Lampung atau menggunakan uang elektronik," jelasnya.
Ia menargetkan, April 2020 ini pelayanan berbasis online itu siap, sehingga sudah dapat direalisasikan. "Harapan kita April ini siap, sehingga saat SPPT-PBB dibagikan itu sudah ready," katanya. (*)
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Kamis, 02 April 2026Parkiran Pantai Sanggar Beach Lamsel Tak Aman, Mobil Brio Raib
-
Selasa, 31 Maret 2026Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
-
Senin, 30 Maret 2026Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
-
Minggu, 29 Maret 2026Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang








