• Sabtu, 29 Februari 2020

Dana BOS Belum Cair, Gaji Ribuan Guru Honorer Tersendat

Jumat, 14 Februari 2020 - 07.34 WIB - 456

Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Daniel Marsudi. Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Bandar Lampung - Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2020 hingga kini belum masuk rekening sekolah dan masih menunggu regulasi petunjuk teknis (Juknis) terkait penggunaannya. Termasuk untuk membayar insentif guru honorer.


Kepala dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Daniel Marsudi mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk tahun anggaran 2020 mekanisme dana BOS diubah.


Berdasarkan Juknis BOS terbaru No 8 tahun 2020, di mana alokasi untuk tenaga honor di sekolah negeri naik, yang tadinya maksimal 15 persen menjadi 50 persen. Tenaga honor di sekolah swasta yang tadinya 30 persen menjadi 50 persen.


"Tahun kemarin kan 15 persen, nah ini diprioritaskan seluruh guru honor harus dapat honor dari dana BOS," ujarnya saat ditemui di SMPN 16 Bandar Lampung, Kamis (13/2/2020).


Daniel menuturkan, kebijakan baru Pemerintah Pusat dengan mentransfer dana BOS 2020 langsung ke rekening sekolah. Dimana penyaluran dana BOS sebelumnya ditransfer melalui pemerintah daerah setempat.


"Ya kebijakan pusat. Kalau kemarin pusat ke provinsi baru ke sekolah. Tapi sekarang dari pusat langsung ke sekolah," terangnya.


Menurut Daniel, anggaran 2020 ini belum cair, maka dari itu gaji ribuan guru honor juga belum dibayarkan. Atas keterlambatan cairnya dana bos ini juga, Pemeritah Kota Bandar Lampung tak mampu menalangi gaji ribuan guru honor tersebut.


"Ya nggak tahu, itu mekanisme memang kadang setiap tahun terlambat. Itu kebijakan pusat, masa kita mau talangin, nggak mungkin. Triliunan itu uangnya," terangnya. 


Bahkan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait kapan pencairan dana bos tersebut. "Kapan proses transfernya kami juga belum tahu, kami masih menunggu petunjuk dari pusat," tandasnya. (*)

  • Editor : Mita Wijayanti