• Senin, 24 Februari 2020

74 Tim Sepakbola se-Lampung Berlaga di Ajang Nanang Ermanto Cup

Kamis, 13 Februari 2020 - 19.36 WIB - 9

Sebanyak 74 tim kesebelasan sepakbola di Provinsi Lampung adu kemampuan dalam pertandingan open turnamen Nanang Ermanto Cup 2020. Foto: Dirsah/kupastuntas.co

Lampung Selatan - Sebanyak 74 tim kesebelasan sepakbola di Provinsi Lampung adu kemampuan dalam pertandingan open turnamen Nanang Ermanto Cup 2020.

Acara yang diinisiasi oleh sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Front Pemuda Peduli Olahraga (FPPO) yang diisi oleh Pergerakan Rakyat Nusantara (Pernusa), Komando Analisis Pemuda Indonesia (KAPI) dan Persatuan Sebakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu dipusatkan di Lapangan Raden Inten Kalianda dan secara resmi dibuka oleh Plt Bupati Nanang Ermanto, Kamis (13/2/2020).

Ketua Pernusa Lampung Selatan, Firnando Lukman menyatakan, dalam turnamen tersebut, diikuti oleh sejumlah tim dari luar daerah yakni Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, Lampung Timur dan Bandar Lampung.

"Dari kegiatan ini, bagaimana supaya dapat menciptakan kekuatan baru dan kekompakan baru, dengan menjalin silaturahmi di ajang ini. Tentunya,  bersama-sama untuk kemajuan Lampung Selatan," ujarnya pada awak media.

Sebagai bagian dari pemuda Lampung Selatan, Nando berharap Pemerintah Kabupaten setempat terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan organisasi kepemudaan di daerah tersebut.

"Harapannya ke depan, pemerintah juga dapat peka terhadap kegiatan-kegiatan yang diinisiasi oleh para pemuda untuk kemajuan Lampung Selatan," lanjutnya.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menuturkan, ajang Nanang Ermanto Cup itu menjadi momen awal kebangkitan semangat para pemuda di kabupaten berjuluk Gerbang Sumatera itu.

"Ini adalah nilai yang sangat positif. Dimana, kegiatan ini dapat menyatukan beberapa elemen untuk kemajuan dibidang olahraga," kata Nanang.

Ia juga berharap, dari open turnamen Nanang Ermanto Cup dapat memunculkan bibit-bibit pesepakbola yang targetnya go nasional bahkan internasional.

"Cita-cita harus ada. Karenanya, dari ajang turnamen ini, dapat menjadikan bibit-bibit untuk menjadi pemain nasional," tukasnya. (*)

  • Editor : Erik Handoko