• Senin, 24 Februari 2020

Hari ke 11, Peserta CPNS Pringsewu yang Gugur Mencapai 918 Peserta

Rabu, 12 Februari 2020 - 21.56 WIB - 118

Salah satu peserta tes CPNS terlihat didampingi istrinya saat hendak registrasi, Rabu (12/2/2020).Foto:Manalu

Pringsewu-Jumlah peserta tes Sistem Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Pringsewu yang gugur hingga hari ke sebelas, Rabu (12/2) mencapai 918 peserta.

Jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat pelaksanaan tes masih tersisa 4 hari lagi. "Setiap hari ada puluhan hingga seratus lebih peserta yang terlambat dan tidak hadir sama sekali. Dengan demikian secara otomatis mereka dinyatakan gugur," ungkap Kabid Pengadaan Pemberhentian Penilaiam Kinerja dan Informasi CPNS Dany Samanta mewakili Kepala BKPSDM, M.Dawam Rahardjo, Rabu (12/2/2020).

Sedangkan peserta peraih nilai tertinggi untuk sementara ini, kata Dany, masih atas nama Novita Mustofa (formasi bidan D-III) dengan total nilai 485.

"Novita Mustofa berhasil mengumpulkan nilai 485 dengan rincian, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 150, Tes Intelegensi Umum (TIU) 165, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 170," kata Dany.

Sementara N salah satu peserta yang  tidak lulus Passing Grade (nilai ambang batas) mengaku hanya pasrah. N hanya meraih nilai 55 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sedangkan batas ambang untuk TWK ialah 65. "Saya mengerjakan soal dari atas secara berurutan seharusnya yang saya kerjakan mulai dari soal yang gampang dulu," ujarnya.

Akibatnya, kata dia, sebelum semua soal rampung dikerjakan waktu sudah keburu habis. "Ada 100 soal yang dikerjakan dalam waktu 90 menit. Ini adalah pengalaman pertama saya untuk ikut tes CPNS, insya Allah pada tes CPNS berikutnya saya akan ikut," katanya.

Adapun pelaksanaan tes CPNS Pringsewu akan berakhir 15 Februari mendatang. Selanjutnya tanggal 16 Februari gedung Yadika akan digunakan untuk tempat tes CPNS Kabupaten Tanggamus.

Jumlah peserta CPNS Pringsewu yang ikut tes SKD yakni 13.332 peserta untuk memperebutkan 327 formasi yang terdiri dari 173 formasi tenaga pendidik, 117 formasi kesehatan serta 37 formasi tenaga teknis.(*)

  • Editor : Herwanda Pratama