• Kamis, 13 Agustus 2020

Lapor Pak Wali, Tanggul di Kelurahan Rajabasa Jebol

Rabu, 15 Januari 2020 - 16.53 WIB
25

Warga Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung berinisiatif gotong royong membersihkan puing tanggul yang jebol menggunakan alat sederhana, Rabu (15/1/2020). Foto: Sri/kupastuntas.co

Sri

Bandar Lampung - Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kota Bandar Lampung pada beberapa waktu lalu, menyebabkan tanggul di Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa jebol.

Lama tak disentuh oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung semenjak robohnya tanggul tersebut, membuat warga berinisiatif gotong royong membersihkan puing tembok yang runtuh menggunakan alat sederhana.

Dari pantauan di lokasi, terlihat beberapa warga sedang memecahkan tembok yang roboh, untuk diangkat ke pinggir tanggul agar aliran air lancar dan tak menggenangi rumah warga sekitar ketika hujan datang.

Saleh, salah satu warga setempat menceritakan, tanggul ini roboh dari pertama kali hujan datang, dan semenjak itu pemerintah setempat belum ada penanganan terhadap tanggul tersebut.

"Nunggu dari pemerintah sepertinya tidak ada gerak. Sementara air masuk semua ke rumah warga disini," ungkapnya saat membersihkan puing tanggul yang jebol, Rabu (15/1/2020).

Dirinya pun mempertanyakan bagaimana pendapat pemerintah dengan robohnya tanggul itu. "Karena bangunan tanggul ini tidak ada semennya, hanya pasir aja ditempel gimana enggak roboh, dan juga dibawahnya tidak digali, tempel aja begitu," kesalnya.

Ia berharap, ada bantuan dari pemerintah bagaimana caranya jangan sampai banjir terus. "Setiap hujan dikit banjir, rumah saya yang di atas aja setinggi pinggang orang dewasa. Apa lagi rumah yang dibawah," tukasnya.

"Warga disini sudah pernah ngangkatnya, tetapi tidak keangkat walaupun sama sepuluh orang. Dan airnya juga deras kemarin. Juga sempat ada jari seorang warga yang diamputasi karena terjepit batu, karena ngangkat batu itu," timpal dia.

Editor :