Delapan Sektor Penilaian Tim Korsupgah KPK, Lampura Terburuk Kedua se-Lampung
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Pemda Lampung Utara. Menurut Divisi Pencegahan KPK RI, Dian Fatria kedatangan tim KPK RI di Pemda setempat dalam rangka monitoring pasca penindakan Bupati Nonaktif AIM beserta Kadis PUPR Syahbudin, Kadis Perdagangan Wan Hendri dan sejumlah kerabat Agung Ilmu Mangkunegara beberapa waktu lalu.
"Dalam rangka monitoring pasca penindakan, titik tekan kita (KPK) pencegahan pasca penindakan sama upaya pencegahan, dan harapan kita ke depan pencegahan lebih baik dan tidak terulang lagi kasus-kasus seperti kemarin," kata Dian Fatria, Selasa (19/11/2019).
Menurutnya, ada delapan indikator yang menjadi titik perhatian saat dilakukan monitoring di antaranya, perencanaan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, kapasitas apip, internal inspektorat, manajemen sebagian usaha, pajak daerah, dana desa dan aset.
"Lampung Utara nomor dua terburuk se-Lampung," tutupnya. (Sarnubi)
https://youtu.be/9oENDSeBCAU
Berita Lainnya
-
Reses Sudin di Tanjung Senang Bandar Lampung, Warga Keluhkan Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Jumat, 23 Januari 2026 -
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dukung Karya Inovatif Mahasiswa dalam Academic Expo 2026 Bertema Think Beyond: Innovate For Impact
Kamis, 22 Januari 2026 -
Pilkada Tidak Langsung Dinilai Persempit Politik Transaksional
Kamis, 22 Januari 2026 -
Wacana Pilkada Dipilih DPRD, Akademisi: Jabatan Jangan Dipandang Sebagai Komoditas Bisnis
Kamis, 22 Januari 2026









