256 Pelajar Jadi Duta Antinarkoba di Tanggamus
Kupastuntas.co, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus dan Badan Narkotika Kabupaten Tanggamus menyiapkan 256 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai duta antinarkoba, dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kabupaten setempat.
Ke 256 duta antinarkoba Kabupaten Tanggamus ini berasal dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tanggamus. Duta antinarkoba ini dikukuhkan Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, didampingi Kepala Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung, Brigjen Pol.Ery Nursatari, Kepala BNNK Tanggamus, Kolbidi, di Lapangan Merdeka Kotaagung, Senin (11/11/2019).
Bupati Tanggamus, Dewi Handajani, mengatakan, pengukuhan duta antinarkoba ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Tanggamus dalam memerangi bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya pada generasi muda.
"Saat ini Indonesia menjadi pasar terbesar peredaran narkoba di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, diperlukan upaya serius dari seluruh elemen bangsa untuk mengatasi bahaya penyalahgunaan narkoba, tertutama pada generasi muda," kata Dewi.
Untuk itu, ujar Dewi, Pemkab Tanggamus bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) setempat berkomitmen terus melakukan upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, pelajar dan mahasiswa.
Dan salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembentukan Duta Antinarkoba tingkat pelajar SMP. "Semoga keberadaan duta antinarkoba ini bisa menjadi motor penggerak utama untuk menumbuhkan kesadaran para pelajar menghidari aksi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tanggamus," katanya.
Sementara Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung Brigjen Pol.Ery Nursatari, mengatakan, pembentukan duta antinarkoba ini merupakan bagian dari pelaksanaan program pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
"Untuk mencegah aksi penyalahgunaan narkoba, BNN bersama pemerintah daerah melaskankan program P4GN. Salah satu dengan membentuk futa antinarkoba dari kalangan pelajar," ujarnya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
Kamis, 19 Februari 2026 -
Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
Kamis, 19 Februari 2026 -
Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
Kamis, 19 Februari 2026 -
Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi
Kamis, 19 Februari 2026









