Tiga Hari Jelang Penutupan, Baru 6 Pejabat Daftar Lelang Jabatan
Kupastuntas.co,Tanggamus-Tiga hari menjelang penutupan pendaftaraan lelang jabatan (open biding) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Tanggamus, Senin (4/11/2019) baru 6 orang pejabat yang telah mendaftarkan diri.
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanggamus, Aan Derajat menuturkan, keenam pejabat yang telah mendaftarkan diri dalam proses lelang jabatan (open biding) semuanya merupakan pejabat lokal Pemkab Tanggamus, tidak ada dari luar daerah.
Bahkan menariknya, dari 6 pejabat yang mendaftar tersebut, tidak ada satu pun pejabat yang melamar posisi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Dengan demikian, dari 5 posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilelang, baru ada 4 posisi jabatan yang sudah dilamar, yakni Asisten II Bidang Ekobang, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian, dan Kadis Kesehatan.
"Sampai Senin (4/11/2019) pukul 13.00 WIB, baru ada enam pejabat yang mendaftar dalam seleksi terbuka, kelimanya pejabat Pemkab Tanggamus, tidak ada yang dari luar Tanggamus," kata Aan Derajat, Senin (4/11/2019).
Dikatakan Aan, keenam pejabat tersebut mendaftar untuk jabatan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) sebanyak satu orang. Kemudian, Kadis Dukcapil sebanyak 2 orang, Kadis Pangan dan Pertanian 2 orang.
"Dan sekitar pukul 13.00 WIB tadi, satu pejabat melamar posisi Kepala Dinas Kesehatan. Sementara untuk posisi Kelala BKPSDM, belum ada yang melamar, tapi akan kita tunggu sampai tiga hari kedepan," katanya. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Oknum Kades dan Guru SD Ikut Terjaring Penggerebekan Kasus Narkoba di Bulok Tanggamus
Kamis, 19 Februari 2026 -
Penggerebekan Beruntun di Bulok Tanggamus, Polisi Amankan 10 Terduga Pelaku Narkoba
Kamis, 19 Februari 2026 -
Ketika Debu Tambang Masuk ke Ruang Kelas Anak-Anak Rejosari
Kamis, 19 Februari 2026 -
Proyek Talud Rp 2,25 Miliar di Gunung Kasih Tanggamus Diduga Asal Jadi
Kamis, 19 Februari 2026









