Setelah Mendapat Perawatan, Didik Warga Lampung Utara Penderita Penyakit Komplikasi Meninggal Dunia
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Didik Adiyanto (20) warga Gang Jelaba, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara penderita penyakit komplikasi setelah mendapatkan perawatan dari pihak Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi dikabarkan telah meninggal dunia.
Kabar itu dibenarkan oleh keluarga Didik dan relawan yang merujuk Didik untuk mendapatkan perawatan di RSU Kotabumi tersebut. "Ya benar, adik saya Didik meninggal pukul 00.30 dinihari," ujar Indri, ayuk Didik, Selasa (03/09/2019).
Ungkapan senada juga dikatakan, Intan Alika salah seorang relawan yang membawa Didik Adiyanto untuk mendapatkan perawatan intensif dari tim media ke RSU Ryacudu Kotabumi tersebut. "Meninggalnya tadi malam, setelah di rawat di rumah sakit," ujarnya singkat.
Berita terkait : Sempat Ditolak Rumah Sakit, Didik Warga Lampura Penderita Penyakit Kelenjar Getah Bening Akhirnya Mendapat Perawatan
Tetangga Didik yang melayat di rumah duka menyatakan, tetangganya tersebut memang telah lama menderita penyakit komplikasi kanker kelenjar getah bening dan liver, dan setelah di rujuk dan mendapatkan perawatan di rumah sakit Didik meninggal dunia.
"Almarhum Didik memang sudah lama sakit, meninggalnya tadi malam. Kalau kata keluarga sekitar jam sepuluh tadi malam," kata Indavid.
Sementara itu, terkait sempat ditolaknya Didik di RSU Ryacudu Kotabumi, Plt Direktur RSUD Ryacudu Kotabumi, dr. Syah Indra menyatakan akan mengklarifikasikan keluhan keluarga pasien tersebut kepada pihak UGD RS setempat. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
Banjir Rendam 115 Rumah di Lampung Utara, Tiga Kecamatan Terdampak
Minggu, 18 Januari 2026 -
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026









