Warga Kota Bumi Diamankan Polisi dari Amuk Massa
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Anggota Polres Lampung Utara selamatkan Setiawan (20) dari amuk warga karena kedapatan sedang melancarkan aksi pencurian, pada Sabtu (24/08/2019) pagi.
Aksi pencurian yang dilakukan tersangka Setiawan (20) warga Kelapa Tujuh Kotabumi itu diketahui warga karena sedang mencongkel salah satu jendela rumah milik Defri warga Jalan Pangeran Jinul dekat Masjid Al-Ikhlas RT 003 RW 003 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, Sabtu (24/8/2019) sekira pukul 02.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP M. Hendrik Aprilianto mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono, S.I.K. mengatakan, pelaku diamankan saat mencoba melancarkan aksi pencuri di rumah korban dengan cara membuka jendela dengan linggis. Namun nahas saat melancarkan aksinya yang belum sempat masuk ke dalam rumah milik korban aksi pelaku telah diketahui oleh korbannya.
"Melihat rumahnya hendak dimasukin oleh pelaku pencurian itu korban berteriak, kemudian mengetahui aksinya diketahui oleh orang pelaku langsung kabur," kata AKP M Hendrik Apriliyanto.
Kemudian setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat di TKP, petugas piket Satreskrim langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku dari amukan warga.
Dari pelaku, lanjut Kasat, anggota Polres Lampung Utara mengamankan barang bukti berupa 2 buah linggis, 1 buah pisau, 1 buah senter, 1 buah obeng, 1 buah terpal dan 1 buah tang.
"Atas perbuatan tersebut pelaku diamankan ke Polres Lampung Utara untuk proses penyidikan lebih lanjut," paparnya. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
Pelaku Otak Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Lampura Ditangkap di Jateng
Senin, 01 April 2024 -
Tak Kapok 4 Kali Masuk Penjara, Pencuri Motor di Lampura Kembali Ditangkap Polisi
Rabu, 27 Maret 2024 -
Hari Pertama Bertugas, Aswarodi Ingatkan Jajaran Pegawai Pemkab Lampura: Selama Kerja Baik Anda Aman
Selasa, 26 Maret 2024 -
Sah Jadi Pj Bupati Lampura, Aswarodi Fokus Persiapan Pilkada dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Senin, 25 Maret 2024








