Penemuan Jasad Kakek di Abung Timur, Tim Medis: Meninggal Karena Sakit
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Abung Timur Polres Lampung Utara memastikan kematian Peturun (96) seorang kakek yang ditemukan warga telah meninggal di rumahnya Kamis (27/06/2019) kemarin meninggal dunia karena sakit.
Kapolsek Abung Timur, Iptu Tarmuji mewakili Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Penagan Ratu beserta tim Inafis Polres Lampung Utara, di tubuh korban sama sekali tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Atas hasil pemeriksaan itu pihak keluarga telah menerimanya dan pihak keluarga juga telah menandatangani surat pernyataan kepada pihak kepolisian bahwa almarhum Peturun (96) gelar Raja Intan Bin Abdurahman, warga Desa Penagan Ratu, Abung Timur ini," kata Iptu Tarmuji, Jumat (28/06/2019).
Baca juga: Kakek Hidup Sebatang Kara Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya di Abung Timur Lampura
Dijelaskannya, dari hasil tim medis baik dari Puskesmas Penagan Ratu maupun tim inafis Polres Lampung Utara sudah sangat jelas disampaikan bahwa tidak ada kejanggalan dalam peristiwa penemuan mayat kakek yang tinggal di rumahnya sendirian tersebut.
Selain itu, lanjut Iptu Tarmuji diperjelas juga dari keterangan warga bersama Pj Kepala Desa Penagan Ratu, Febriyadi bersama Haidar selaku Sekretaris Desa (Sekdes) setempat yang menyatakan kalau almarhum selama ini tinggal seorang diri di rumahnya dan segala kebutuhannya didapat dari pemberian keluarga dan warga setempat.
Penemuan mayat almarhum, lanjut Kapolsek Abung Timur Polres Lampung Utara itu bermula dari kecuriaan warga yang sudah empat hari tidak melihat almarhum duduk di dekat jendela rumahnya seperti hari-hari biasa yang almarhum lakukan.
"Setelah dicek oleh warga dan ditemukan Peturun (Alm) sudah meninggal dunia dan keluarga bersama warga melaporkan penemuan itu ke Polsek Abung Timur. Setelah dilakukan olah TKP dan hasil tim medis diketahui almarhum meninggal dunia karena sakit dan faktor lanjut usia," jelasnya. (Sarnubi)
Berita Lainnya
-
Banjir Rendam 115 Rumah di Lampung Utara, Tiga Kecamatan Terdampak
Minggu, 18 Januari 2026 -
11 Siswa di Lampura Keracunan, Pengelola MBG Akui Lalai dan Siap Perketat Pengawasan
Selasa, 13 Januari 2026 -
Usut Dugaan Korupsi Rp 2,9 Miliar, Kejati Tetapkan Plh Sekda Lampura Jadi Tersangka
Selasa, 13 Januari 2026 -
11 Siswa Keracunan MBG Diduga Jadi Pemicu Guru SDN 3 Sindang Sari Lampura Ngamuk di Sosmed
Senin, 12 Januari 2026









