Wali Murid SDN 1 Margasari Labuhan Maringgai Keluhkan Dugaan Pemotongan Uang Bantuan KIP dan Penyanderaan Raport
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Sejumlah wali murid Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN1), Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, mengaku pihak sekolahan melakukan pemotongan bantuan yang bersumber dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga penyanderaan raport Jumat (21/6).
Namun saat di konfirmasi Wali Kelas 2, SDN1 Margasari, Jumroh mengaku tidak melakukan pemotongan hanya saja wali murid memberikan uang transport seikhlas nya, namun Jumroh enggan menyebutkan nominal pemberian transport tersebut.
"Ya saya tidak memotong hanya saja diberi uang transport untuk mengurus pencairan," Kata Jumroh.
Lanjutnya soal penyanderaan raport bukan karena wali murid enggan memberikan uang transport melainkan hanya untuk diketahui oleh orang tuanya bahwa anaknya sama sekali belum bisa membaca.
"Lima raport ini saya tahan tujuannya orang tuanya agar kerumah saya, akan saya beri pemahaman perlu adanya belajar tambahan di rumah karena belum bisa membaca," Kata Jumroh.
Sementara itu, wali murid berinisial S warga Desa Margasari, mengaku dana KIP sebesar 900 ribu di potong pihak sekolah 100 ribu untuk ganti transport kepengurusan dan semua murid dari kelas satu sampai kelas enam di potong semua.
"Tapi kalau tetangga saya diminta 70 ribu karena tetangga saya mengambil sendiri ke BNK, namanya di minta ya dikasih," Kata Wali Murid berinisial S. (Gus)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









