Pantai Kerang Mas Labuhan Maringgai Ramai Pengunjung, Pengelola Tetapkan Jarak Aman 50 Meter dari Bibir Pantai
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pengunjung pantai Kerang Mas yang ada di Desa Muara Gadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai, diminta tidak melebihi jarak 50 meter dari bibir pantai saat berenang. Senin (10/6/2019).
Pengelola pantai Tarmidi mengatakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, panitia menetapkan batas aman dengan memasang tali pembatas berjarak 50 meter dari bibir pantai, artinya pengunjung tidak diperbolehkan berenang melebihi batas aman yang sudah di tentukan pengelola pantai.
Selain memberi pembatas, panitia juga menyediakan tujuh orang khusus mendampingi pengunjung yang standby di lokasi pantai. "Semua pengunjung tidak lepas dari pantauan, terutama anak-anak," Kata Tarmidi.
Selama sebelas tahun, pantai Kerang Mas yang dikelola desa dan memberdayakan masyarakat, menjadi sumber pendapatan warga sekitar pantai terutama warga Desa Kerangmas.
Lanjut Tarmidi, jika kedepannya manajemen akan di ambil alih pemerintah daerah (dinas Pariwisata) Lampung Timur, warga berharap pemerintah tetap memberdayakan masyarakat agar mendapat penghasilan, selain itu kata Tarmidi, berdirinya wisata pantai Kerang Mas tidak lepas dari perjuangan masyarakat.
"Dulu masih semak belukar, yang membersihkan masyarakat agar pantai bisa dimanfaatkan," Ujar Tarmidi.
Namun kata Tarmidi, selama dibukanya pantai Kerang Mas belum pernah ada kejadian yang tidak di inginkan seperti pengunjung yang tenggelam, karena kondisi pantai di Labuhan Maringgai gelombangnya habis di bibir pantai arus baliknya tidak begitu deras.
"Yang bahaya arus baliknya ombak menarik, tapi arus baliknya disini tidak begitu deras," Terang Tarmidi. (Gus)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









