Syarat Sertifikasi Guru Dinilai Memberatkan
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Syarat untuk menjadi guru bersertifikasi dinilai cukup memberatkan. Selain harus memerlukan waktu berbulan-bulan dalam mengikuti ujian kompetensi, peserta harus mengeluarkan biaya setidaknya Rp15 juta. Ungkapan tersebut dilontarkan oleh seorang peserta PPG Lampung Timur.
"Yang lebih miris, ya kalau lulus, kalau tidak, sudah menghabiskan waktu tiga bulan uang hilang 15 juta," kata dia yang enggan disebutkan namanya itu, Rabu (29/05/2019).
Sementara, Kasi Pendidikan Madrasah Departemen Agama Lampung Timur, Daroji mengatakan untuk wilayah Lampung Timur yang mengikuti tes sertifikasi guru sebanyak 584. Guru pelajaran agama sebanyak 438 guru, sedangkan mata pelajaran umum sebanyak 106 guru. Prites bagi peserta sertifikasi guru dilakukan di tempat uji kompetensi di MAN 1, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur.
"Untuk peserta mata pelajaran agama prites dilakukan tanggal 25 Mei, sedangkan untuk peserta mata pelajaran umum hari ini," ujar Daroji, Rabu (29/05/2019).
Setelah lulus mengikuti prites, peserta yang lulus harus mengikuti uji kompetensi atau Pendidikan Profesi Guru (PPG), selama tiga bulan untuk peserta PPG Lampung Timur bisa mendapatkan tempat di Bandarlampung, Palembang atau Pulau Jawa. "Selama tiga bulan biaya ditanggung peserta, setidaknya habis Rp15 juta," ungkap Daroji.
Mengenai kuota, kata Daroji tidak ada istilah kuota untuk daerah melainkan kuota nasional sebanyak 6 ribu guru yang akan mendapat sertifikasi. Sementara untuk wilayah Lamtim yang mendaftar 584 guru dan untuk wilayah Provinsi Lampung sekitar 3 ribu. mereka akan berkompetensi dengan peserta dari berbagai luar daerah (seluruh Indonesia). (Agus)
Berita Lainnya
-
Pembatas Sepanjang 70 Kilometer Disiapkan Hentikan Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Gerakan Bersatu dengan Alam, Gubernur Lampung Dorong Solusi Adil Atasi Konflik Warga-Gajah di TNWK
Sabtu, 24 Januari 2026 -
Komitmen RI–Inggris soal Konservasi, Bupati Lampung Timur Dorong Penguatan Way Kambas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Gerakan Tanam Padi Serentak Jadi Edukasi Swasembada Pangan di Lampung Timur
Selasa, 20 Januari 2026









