AM Syafi'i : Jarimu Harimaumu, Bijaklah Bermedsos
Kupastuntas.co, Tanggamus - Wakil Bupati Tanggamus, AM Syafi'i, meminta masyarakat di daerahnya bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) seperti Facebook (FB), Whatsapp, Instagram, dan sebagainya, agar tidak tersandung kasus hukum serta membuat keresahan di masyarakat.
Karena menurutnya, sarana medsos bukan tempat untuk menghujat, menghina, melecehkan apalagi sampai menabur kebencian yang bisa berujung terganggunya kondusifitas suatu daerah. Termasuk pencemaran nama baik seseorang.
"Karena jarimu adalah harimaumu. Kita harus bijak dan berhati-hati dalam menggunakan medsos. Karena sudah banyak contoh berita tentang orang yang bermasalah dengan hukum karena tidak bijak dan tidak berhati-hati dalam menggunakan medsos," kata Syafi'i saat acara buka bersama di kediaman pribadinya di Pekon Margodadi, Kecamatan Sumberejo, Minggu (26/5/2019) petang.
Untuk itu Syafi'i mengingatkan agar masyarakat jangan menjadi bagian dan ikut memproduksi, menyebarkan berita yang tidak benar, dan berita berita yang sifatnya fitnah.
"Sekali lagi saya ingatkan, kita tidak usah merepotkan diri karena jari tangan kita latah. Pergunakanlah medsos untuk hal kebaikan, jangan untuk digunakan sebagai ajang penebar fitnah yang dapat merugikan orang lain," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup AM Syafi'i mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanggamus khususnya masyarakat Kecamatan Sumberejo, atas terciptanya suasana aman dan kondusif dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang lalu.
"Suasana aman dan kondusif yang tercipta dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang lalu, adalah merupakan suatu kedewasaan dari seluruh masyarakat dan juga kerja sama yang baik antara aparat baik TNI, Polri dan masyarakat," kata dia. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Pencurian Beruntun Teror Ulubelu Tanggamus, Warga Sebut Pos Polisi Kerap Kosong
Kamis, 22 Januari 2026 -
Plt Kadinkes Tanggamus: Anggaran JKN PBI Rp35 Miliar Tak Cukup Tanggung Seluruh Warga
Selasa, 20 Januari 2026 -
102 Ribu Warga Tanggamus Kehilangan BPJS PBI, Berobat Kini Terhambat
Selasa, 20 Januari 2026 -
Tol Trans Sumatera Dikeluhkan: Mahal, Bergelombang, dan Minim Penerangan
Minggu, 11 Januari 2026









