Atap Bocor, Sekretariat DPRD Lamsel Direhabilitasi
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Kondisi bangunan sekretariat DPRD yang sudah tua, di mana atap sudah pada bocor dan dinding semen sudah banyak terkelupas. Hal itu membuat gedung harus mendapat perbaikan. Oleh karena itu, sekretariat dewan mengajukan pembangunan rehab ke Bupati CQ Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.
Kenyataan yang ada itu, kata Sekretaris DPRD Lampung Selatan, Samsulrijal Ari, mereka mengajukan perbaikan. "Mangkanya saat ini gedung itu diperbaiki. Dan kita harapkan Desember ini (2018) selesai perbaikannya, sehingga bulan Januari (2019), kita sudah bisa ditempati," ujarnya pada kupastuntas.co di ruang kerjanya, Kamis (13/12/2018).
Dia menjelaskan, biaya rehablitasi ruang dan pagar gedung itu sesuai kontrak yang ada sebesar Rp973. 108. 000.
Samsulrijal Ari berharap agar CV Naufal Berkarya yang diberi kepercayaan membangun gedung itu dapat memberikan karya terbaiknya dan juga diselesaikan dengan tepat waktu.
Sedangkan, mengenai ruang komisi-komisi anggota DPRD yang ada, Samsul Rijal Ari mengakui, di sampingnya usia bangunan yang sudah sangat tua, kondisi ruang komisi itu juga sudah kurang representatif.
Tapi, kata dia, untuk APBD tahun 2019 nanti, hal itu belum diakomodir,
"Mudah mudahan tahun tahun yang akan datang bisa diusulkan dan langsung di ACC oleh Bupati, " ungkapnya.
Ratnawati Kabag Umum DPRD mengatakan, gedung sekretariat itu memang atapnya dari genteng, dan itu sudah pada bocor. Oleh karenanya sekarang kita lihat pihak pemborong menggantinya dengan atap spandek.
"Semoga dengan atap dari spandek akan lebih kuat dan tahan lama," ujarnya. (Edu)
Berita Lainnya
-
Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026 -
Arus Balik H+6 Lebaran 2026 Mulai Melandai, Penyeberangan Bakauheni Tembus 1,1 Juta Penumpang
Minggu, 29 Maret 2026 -
Kapolri: Angka Kecelakaan Saat Mudik Turun 7,8 Persen
Sabtu, 28 Maret 2026








