• Minggu, 29 November 2020

Tolak UU MD3, Dua Pendemo Terluka Saat Aksi di Kota Metro

Rabu, 07 Maret 2018 - 21.52 WIB
22

Kupastuntas.co, Metro - Dua anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Metro, mengalami luka pada bagian wajah saat melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kota Metro, Rabu (07/03/2018).

Keduanya adalah Tanzili (22) yang mengalami luka di bagian dahi sebelah kanan dan Candra Putra (23) yang juga terluka di bagian bawah telinga hingga pipi sebelah kanan.

Dalam aksinya, puluhan massa mahasiswa tersebut menuntut legislatif untuk turut serta menolak revisi UU MD3. Luka kedua mahasiswa tersebut, diduga akibat aksi saling dorong antara mahasiswa dan aparat gabungan yang menjaga jalannya orasi.

Ketua PMII Cabang Metro, Galih Pangestu menyesalkan atas tragedi yang menimpa anggotanya tersebut. Seharusnya, kata dia, aparat tidak perlu agresif menangani aksi mahasiswa.

"Sebetulnya, kami tidak mau berbenturan dengan anggota kepolisian karena kepentingan kami adalah bertemu dengan anggota dewan, dan kami saat ini sangat kecewa ketika ada dua anggota PMII yang terluka kepalanya akibat dorong-dorongan dan diduga terinjak-injak aparat," ujarnya.

Meski kecewa lantaran tak satu pun anggota DPRD menjumpai peserta aksi, tapi pihaknya telah dijanjikan untuk berdialog pada Jumat (9/3) mendatang.

"Kami sudah lakukan audiensi dengan sekwan, dan dijanjikan akan memfasilitasi pertemuan PMII dengan anggota dewan pada hari Jumat di gedung DPRD pada jam 9 pagi. Kita juga sedikit kecewa dengan kondisi anggota dewan hari ini (kemarin), kita sudah melayangkan surat dan janjian tapi tidak ada satupun anggota dewan yang hadir," kata dia.

Sekretaris Dewan (sekwan) Metro, Budiono akan memfasilitasi pertemuan mahasiswa PMII dengan anggota DPRD Kota Metro. "Jumat akan kita fasilitasi pertemuannya, tapi kapasitas ruangan maksimal 50 orang," kata Budi. (*)

Sumber: Lampost.co

Editor :